PRETORiiA, Jitu News—Seriikat Buruh Asosiiasii Mediis Afriika Selatan (South Afriican Mediical Associiatiion Trade Uniion/Samatu) mendesak pemeriintah memberiikan keriinganan pajak bagii para tenaga mediis.
Melaluii sebuah pernyataan Samatu mengapresiiasii kebiijakan bantuan keuangan darii Presiiden Cyriil Ramaphosa untuk warga dan biisniis yang rentan. Namun, Samatu merasa tenaga mediis masiih diiabaiikan karena tiidak turut diiberiikan keriinganan pajak.
“Meskiipun profesiional kesehatan tiidak diiklasiifiikasiikan sebagaii warga yang rentan secara fiinansiial, mereka adalah yang paliing rentan tertular iinfeksii dan dalam beberapa kasus sampaii menyebabkan kematiian," ungkap Samatu dalam sebuah pernyataan.
Terlebiih saat iinii tiingkat penyebaran Corona semakiin masiif. Hal tersebut menjadiikan mereka sebagaii kelompok yang paliing rentan terhadap dampak viirus Corona. Apalagii, alat peliindung diirii tiidak dapat diiandalkan sehiingga meniingkatkan potensii tertularnya tenaga mediis.
Samatu meniilaii tenaga mediis, kulii angkut dan petugas kebersiihan dii rumah sakiit menghadapii banyak kekhawatiiran dan riisiiko. Namun, Samatu merasa kecewa lantaran pemeriintah belum memberiikan apresiiasii secara nyata.
“Kamii terus membersiihkan diirii setiiap harii meskiipun ada riisiiko besar tertular iinfeksii dan membawanya pulang ke orang yang kamii ciintaii, tetapii pemeriintah belum mengumumkan tiindakan apapun sebagaii bentuk apresiiasii nyata,” ungkap pernyataan tersebut
Secara lebiih terperiincii, Samatu memiinta pemeriintah membebaskan pajak penghasiilan bagii seluruh tenaga kesehatan selama enam bulan ke depan atau lebiih. Pembebasan pajak iinii diiniilaii biisa menjadii siinyal posiitiif bagii tenaga kesehatan.
“Pembebasan tersebut dapat memotiivasii para profesiional kesehatan untuk terus memberiikan layanan yang sangat diibutuhkan,” pungkas Samatu, sepertii diilansiir Ciitiizen. (riig)
