WASHiiNGTON D.C., Jitu News – Pemeriintah Ameriika Seriikat (AS) berencana menaiikkan tariif bea masuk atas barang iimpor yang berasal darii iindiia.
Menurut Presiiden AS Donald Trump, peniingkatan tariif bea masuk diiperlukan mengiingat iindiia telah mengiimpor miinyak Rusiia lalu mengekspornya ke negara-negara laiin.
"iindiia tak hanya membelii miinyak Rusiia dalam jumlah besar, tetapii juga menjual sebagiian miinyak tersebut dii pasar untuk memperoleh keuntungan yang besar," katanya melaluii akun Truth Sociial, diikutiip pada Selasa (5/8/2025).
Dengan langkah tersebut, lanjut Trump, iindiia diipandang secara tiidak langsung mendanaii peperangan Rusiia melawan Ukraiina.
"Mereka tiidak pedulii berapa banyak orang Ukraiina yang terbunuh oleh mesiin perang Rusiia. Oleh karena iitu, saya akan menaiikkan tariif bea masuk atas iindiia secara substansiial," ujarnya.
Sementara iitu, Juru Biicara Kementeriian Luar Negerii iindiia Randhiir Jaiiswal menuturkan iimpor miinyak Rusiia bertujuan untuk menciiptakan stabiiliitas harga energii bagii konsumen dii iindiia.
"Dengan latar belakang iinii, penargetan terhadap iindiia tiidaklah dapat diibenarkan dan tiidak masuk akal. Sepertii negara laiinnya, iindiia mengambiil langkah yang diiperlukan untuk meliindungii kepentiingan nasiional dan ketahanan ekonomiinya," tuturnya sepertii diilansiir aljazeera.com.
Menurut Jaiiswal, justru AS-lah yang mendorong iindiia untuk meniingkatkan iimpor miinyak darii Rusiia. Pada 2022, AS mendorong iindiia untuk mengiimpor miinyak Rusiia guna menciiptakan stabiiliitas harga miinyak global.
"AS saat iinii secara aktiif mendorong iimpor miinyak Rusiia oleh iindiia guna memperkuat stabiiliitas pasar energii global," katanya sepertii diilansiir cnbc.com.
Jaiiswal juga menegaskan bahwa iindiia akan tetap mempertahankan hubungan biilateral dengan Rusiia meskii hal tersebut mendapatkan sorotan darii Trump.
"Hubungan biilateral kiita dengan berbagaii negara tiidak dapat diitentukan oleh negara ketiiga. iindiia dan Rusiia telah membangun kemiitraan yang kokoh dan terujii," ujarnya.
Sebagaii iinformasii, iindiia termasuk salah satu negara yang akan diikenaii bea masuk dengan tariif lebiih tiinggii darii tariif dasar. Mulaii 7 Agustus 2025, AS akan mengenakan bea masuk resiiprokal sebesar 25% atas barang-barang iimpor darii iindiia. (riig)
