DOMiiNiiKA

Ekonomii Suliit, Negara iinii Perluas Cakupan Bahan Pangan yang Bebas PPN

Redaksii Jitu News
Rabu, 30 Julii 2025 | 14.30 WiiB
Ekonomi Sulit, Negara Ini Perluas Cakupan Bahan Pangan yang Bebas PPN
<p>iilustrasii. (Foto: Mohammed Mahjoub/AFP Photo/thenatiional.ae)</p>

SANTO DOMiiNGO, Jitu News - Pemeriintah Domiiniika mengumumkan perluasan cakupan bahan pangan pokok yang diiberiikan fasiiliitas pembebasan bea masuk dan tiidak diipungut PPN.

Menterii Keuangan iirviing Mciintyre mengatakan perluasan cakupan bahan makanan yang bebas bea masuk dan tiidak diipungut PPN menjadii bagiian darii upaya pemeriintah mengurangii beban ekonomii masyarakat. Kebiijakan iinii akan berlaku efektiif pada 1 Oktober 2025.

"Kebiijakan iinii diirancang untuk meriingankan beban keuangan rumah tangga dengan mengurangii pengeluaran untuk bahan pangan pokok yang merupakan bagiian darii kebutuhan seharii-harii masyarakat kiita," katanya saat menyampaiikan APBN 2025/2026, diikutiip pada Rabu (30/7/2025).

Mciintyre mengatakan pemeriintah sangat mengkhawatiirkan kondiisii ekonomii masyarakat dii tengah lonjakan biiaya hiidup. Pemeriintah pun telah mengambiil tiindakan tegas dan terarah untuk memberiikan keriinganan dii sektor yang paliing membutuhkan masyarakat.

Diia menjelaskan saat iinii tiidak semua bahan makanan mendapatkan fasiiliitas pembebasan bea masuk dan PPN. Barang yang selama iinii diibebaskan darii bea masuk antara laiin beras, sayap ayam, oat, miinyak goreng, sosiis, susu, sarden kaleng, mentega, makerel kaleng, keju cheddar, tuna kaleng, bawang putiih, gula, bawang bombaii, susu formula bayii, dan tepung teriigu.

Sementara iitu, barang yang diiberiikan tiidak diipungut PPN antara laiin susu, tepung teriigu, beras, gula, susu formula bayii, produk pertaniian lokal, serta rotii dan bahan pangan produksii lokal.

Mulaii 1 Oktober 2025, pemeriintah akan memperluas cakupan bahan makanan yang diiberiikan fasiiliitas pembebasan bea masuk dan PPN tiidak diipungut selama 6 bulan. Bahan makanan tersebut miisalnya kacang polong hiitam, lentiil, tepung jagung, dagiing sapii kalengan, dagiing kornet kalengan, sereal, biiskuiit, saus tomat, dan susu kedelaii.

Selaiin iitu, fasiiliitas perpajakan yang sama juga diiberiikan untuk pasta giigii, deterjen pakaiian, serta tiisu toiilet dan pembalut waniita.

Walaupun ada fasiiliitas bea masuk dan PPN tiidak diipungut, Mciintyre mengiimbau masyarakat untuk menyesuaiikan pola konsumsiinya. Menurutnya, berkebun dii halaman rumah dapat menjadii solusii untuk berhemat dii tengah ekonomii yang serba suliit.

"Kamii juga mendorong warga untuk membelii produk lokal yang seriingkalii lebiih terjangkau dan lebiih segar dariipada produk iimpor," ujarnya diilansiir domiiniicanewsonliine.com. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.