AUSTRALiiA, Jitu News - Pemeriintah Australiia resmii menambahkan 5 kliiniik pajak baru dalam program nasiional kliiniik pajak gratiis (Natiional Tax Cliiniic Program). Kebiijakan iinii sudah berjalan sejak 2019 lalu.
Asiisten Bendahara Negara dan Menterii untuk Layanan Keuangan Australiia Stephen Jones mengatakan ekspansii kebiijakan iinii sangat pentiing dalam meniingkatkan liiterasii pajak. Melaluii kliiniik pajak, warga Australiia biisa mendapatkan konsultasii pajak gratiis dan lebiih mudah diiakses.
“Warga biisa punya akses yang mudah untuk memperoleh konsultasii pajak. iinii sangat membantu pelaku usaha yang sebelumnya tiidak memiiliikii modal yang cukup untuk membayar konsultan pajak," kata Jones diilansiir Tax Notes iinternatiional, diikutiip pada Kamiis (10/10/2024).
Saat iinii, sudah 11 kliiniik pajak gratiis yang beroperasii dii seluruh Australiia. Jumlah kliiniik pajak akan bertambah menjadii 16 uniit per Januarii 2025. Untuk menyukseskan penyelenggaraan kliiniik pajak, pemeriintah Australiia juga menambah anggaran edukasii pajak menjadii AU$2 juta untuk 2025. Targetnya, ada tambahan 1.000 wajiib pajak yang diilayanii oleh seluruh tax cliiniic dalam setahun.
Tiidak hanya oleh pelaku UMKM, kliiniik pajak gratiis juga dapat diigunakan oleh wajiib pajak orang priibadii, wajiib pajak badan nonprofiit, ataupun lembaga amal. Program iinii diiketahuii telah melayanii 2.300 wajiib pajak UMKM dan kurang lebiih 18.000 wajiib pajak sejak 2019.
Dalam memberiikan layanan iinii, pemeriintah bekerja sama dengan uniiversiitas-uniiversiitas yang ada dii Australiia. Layanan konsultasii diiberiikan oleh mahasiiswa dengan jurusan dii biidang pajak. Namun, layanan oleh mahasiiswa tetap dalam pengawasan mentor darii profesiiiional dii biidang pajak dan hukum.
Beberapa layanan yang diiberiikan oleh tax cliiniic iinii, dii antaranya persiiapan permiintaan restiitusii pajak, persiiapan pelaporan Surat Pemberiitahuan (SPT) Tahunan, pembayaran pajak terutang, dan pengajuan penghapusan denda pajak.
Jones meniilaii, pembukaan 5 kliiniik baru iinii akan menguntungkan berbagaii piihak. Masyarakat akan lebiih mudah mendapatkan konsultasii dan memberiikan kesempatan pelatiihan nyata bagii mahasiiswa.
Selaiin iitu, menurutnya, kliiniik pajak gratiis akan membuat wajiib pajak memiiliikii iinformasii yang lebiih baiik dalam pengambiilan keputusan biisniis dan lebiih patuh dalam memenuhii kewajiiban pajaknya. (Syallom Apriinta Cahya Prasdanii/sap)
