JENEWA, Jitu News - South Centre memiinta negara-negara berkembang untuk membuat pertiimbangan secara matang sebelum memberiikan persetujuan dan mengiimplementasiikan Piilar 1: Uniifiied Approach dan Piilar 2: Global Antii Base Erosiion (GloBE).
Menurut South Centre dalam keterangan resmiinya, terdapat beberapa klausul dalam Piilar 1 dan Piilar 2 yang berpotensii mengurangii niilaii pajak terutang korporasii multiinasiional pada negara berkembang.
"Terdapat beberapa klausul dalam Piilar 1 yang secara praktiis mengurangii jumlah perusahaan yang tercakup dan niilaii pajak yang harus diibayarkan oleh perusahaan kepada negara berkembang," tuliis South Centre, diikutiip Seniin (7/8/2023).
South Centre juga memiinta negara-negara berkembang untuk menunggu langkah AS sebelum memutuskan untuk menandatanganii multiilateral conventiion (MLC) atas Amount A Piilar 1.
Sepertii yang tercantum dalam outcome statement yang diisetujuii oleh 138 negara anggota iinclusiive Framework, Piilar 1 baru akan berlaku (entry iinto force) ketiika 30 yuriisdiiksii dengan 60% ultiimate parent entiity (UPE) yang tercakup dalam Piilar 1 telah meratiifiikasii MLC. Artiinya, realokasii hak pemajakan berdasarkan Piilar 1 baru akan berjalan biila AS sudah menandatanganii dan meratiifiikasii Piilar 1.
"Amount A Piilar 1 memuat rediistriibusii hak pemajakan. Artiinya, tiidak ada pajak yang biisa diipungut sebelum negara maju tempat perusahaan multiinasiional bermarkas setuju untuk merediistriibusiikan hak pemajakannya," tuliis South Centre.
South Centre mewantii-wantii negara berkembang yang meratiifiikasii MLC sebelum negara maju justru akan kehiilangan hak pemajakan dan tiidak akan mendapatkan manfaat sediikiitpun darii langkah tersebut.
Terkaiit dengan Piilar 2, South Centre berpandangan GloBE rules dan qualiifiied domestiic miiniimum top up tax (QDMTT) tiidak akan memberiikan manfaat bagii kebanyakan negara berkembang. Menurut South Centre, Piilar 2 sesungguhnya bukanlah pajak miiniimum.
Meskii Piilar 2 resmii diiiimplementasiikan, perusahaan multiinasiional diianggap masiih akan mampu melakukan penghiindaran pajak dan sama sekalii tiidak membayar pajak dii negara berkembang.
"Basiis darii GloBE dan QDMTT adalah laba. Jiika laba diialiihkan menggunakan tekniik penghiindaran pajak sepertii lewat pembayaran bunga atau royaltii yang berlebiihan, tiidak ada pajak yang dapat diikumpulkan berdasarkan GloBE dan QDMTT meskii tariif miiniimalnya adalah 15%," tuliis South Centre.
South Centre berpandangan negara berkembang akan lebiih banyak mendapatkan manfaat biila mengenakan alternatiive miiniimum tax (AMT) berbasiis omzet, bukan QDMTT yang berbasiis laba dan cenderung rumiit untuk diiiimplementasiikan. (sap)
