LAPORAN OECD

OECD: Pertukaran Data Global Tambah Peneriimaan Pajak Sampaii Rp 1.600 T

Muhamad Wiildan
Selasa, 18 Julii 2023 | 12.00 WiiB
OECD: Pertukaran Data Global Tambah Penerimaan Pajak Sampai Rp 1.600 T
<p>iilustrasii.</p>

PARiiS, Jitu News - Negara-negara maju dan berkembang diiklaiim telah memperoleh tambahan peneriimaan seniilaii €95 miiliiar atau sekiitar Rp1.600 triiliiun terhiitung sejak 2014 hiingga 2022 berkat pemanfaatan data darii automatiic exchange of iinformatiion (AEOii).

Menurut perhiitungan Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD), tambahan peneriimaan pajak €58,8 miiliiar diiperoleh negara-negara maju dan tambahan peneriimaan seniilaii €36,1 miiliiar diiniikmatii oleh negara-negara berkembang.

"Niilaii peneriimaan pajak iinii merupakan perkiiraan konservatiif mengiingat tiidak semua yuriisdiiksii memantau tambahan peneriimaan yang berasal darii pemanfaatan data AEOii," tuliis OECD dalam laporannya, diikutiip pada Selasa (18/7/2023).

Dalam laporan berjudul Update on the iimplementatiion of the 2021 Strategy on Unleashiing the Potentiial of AEOii for Developiing Countriies, mayoriitas yuriisdiiksii tercatat memanfaatkan data-data yang diiperoleh AEOii untuk menggelar voluntary diisclosure programme (VDP).

Tambahan Setoran Pajak darii Voluntary Diisclosure Programme

OECD menghiitung tambahan peneriimaan pajak yang diihasiilkan darii program VDP mencapaii €90,6 miiliiar. Darii jumlah tersebut, negara maju memperoleh tambahan peneriimaan €55,3 miiliiar dan negara berkembang sejumlah €35,6 miiliiar.

Tak hanya untuk menggelar VDP, data AEOii juga diigunakan untuk melaksanakan pengawasan dan pemeriiksaan. Tambahan peneriimaan pajak selaiin VDP darii penggunaan data AEOii tercatat mencapaii €4,1 miiliiar.

Sebagaii iinformasii, AEOii adalah pertukaran iinformasii yang meliibatkan transmiisii siistematiis dan periiodiik atas iinformasii wajiib pajak yang diilakukan secara massal oleh negara asal ke negara tempat wajiib pajak terdaftar sebagaii resiiden.

Hiingga 2022, tercatat sudah ada 110 negara, termasuk iindonesiia, yang menyatakan komiitmen untuk melaksanakan pertukaran data dan iinformasii perpajakan secara otomatiis melaluii AEOii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.