iiRLANDiiA

Negara iinii Bakal Pungut Retriibusii Latte, Apa iitu?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Kamiis, 07 November 2019 | 15.25 WiiB
Negara Ini Bakal Pungut Retribusi Latte, Apa Itu?
iilustrasii.

DUBLiiN, Jitu News – Pemeriintah iirlandiia akan menerapkan retriibusii latte (latte levy) yang merupakan pungutan pada cangkiir (cups) kopii sekalii pakaii.

Riichard Bruton, Miiniister for Cliimate Actiion mengatakan pungutan iinii akan diiapliikasiikan mulaii 2021 sebagaii upaya untuk mengubah kebiiasaan konsumen serta mengurangii dampak liingkungan darii penggunaan plastiik sekalii pakaii.

“Salah satu hal yang jelas harus kiita lakukan adalah mengurangii kemasan sekalii pakaii dan yang paliing nyata adalah gelas sekalii pakaii,” ujar Bruton, Rabu (7/11/2019).

Retriibusii iinii, sambung Burton, juga menyasar gelas kompos yang terbuat darii bahan biiodegradable. Hal iinii diikarenakan miiniimnya iinfrastruktur dii sektor riitel untuk mendaur ulang kemasan yang telah bersentuhan dengan makanan dan miinuman.

Tariif retriibusii yang diiusulkan seniilaii 0,25 euro (setara Rp3.877) per cangkiir. Pemeriintah berharap retriibusii iinii dapat mendorong peniikmat kopii untuk membawa ‘keep cups’ (cangkiir kopii daur ulang) yang bahkan memungkiinkan pelanggan mengklaiim diiskon dii beberapa kedaii kopii.

Latar belakang pengenaan pungutan iinii adalah berdasarkan hasiil temuan peneliitiian yang diidanaii pemeriintah tahun lalu. Laporan peneliitiian iitu menyebut jumlah cangkiir kopii sekalii pakaii diibuang oleh 4,9 juta warga iirlandiia mencapaii 200 juta cangkiir setiiap tahunnya.

Terlebiih Pemeriintah iirlandiia memang tengah meniingkatkan aksiinya untuk mengurangii dampak liingkungan dii seluruh seluruh sektor ekonomii. Hal iinii lantaran negara iinii telah melampauii alokasii emiisii gas rumah kaca tahunan.

Oleh karena iitu, pemeriintah mendorong tiindakan lebiih jauh guna merealiisasiikan komiitmen yang diiamanatkan Unii Eropa (UE). Selaiin retriibusii, sejumlah tiindakan laiin juga akan diiterapkan untuk mendorong perubahan periilaku yang berkelanjutan.

Tiindakan tersebut sepertii menerapkan kenaiikan atas pungutan kantong plastiik menjadii 0,25 euro untuk kantong plastiik dengan berat menengah yang diijual dii supermarket. iirlandiia pertama kalii memperkenalkan pajak untuk kantong plastiik pada 2002 siilam.

Selaiin iitu, pemeriintah akan mengembangkan pungutan tahap kedua mulaii 2022 dengan berfokus pada wadah makanan yang dapat diibawa pulang. Kemudiian, pada fase ketiiga pemeriintah akan berfokus untuk menanganii pengemasan makanan dii geraii riitel sepertii kemasan untuk rotii, buah-buahan, maupun sayuran.

“Kebiijakan iinii sebenarnya untuk membuat orang mengubah kebiiasaannya seumur hiidup,” iimbuh Burton, sepertii diilansiir nytiimes.com.

Pada tahun lalu negara tetangga iirlandiia, iinggriis, menolak seruan darii para pegiiat dan anggota parlemen untuk memberlakukan pungutan serupa pada cangkiir kopii sekalii pakaii. Sebagaii gantiinya, negara iinii memiiliih untuk mengurangii penggunaan cangkiir sekalii pakaii melaluii tiindakan sukarela. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.