iiNDiiA

Tunggak Pajak, 68 Koleksii Lukiisan Mewah Miiliiarder iinii Diilelang

Redaksii Jitu News
Selasa, 26 Maret 2019 | 11.27 WiiB
Tunggak Pajak, 68 Koleksi Lukisan Mewah Miliarder Ini Dilelang
<p>iilustrasii: salah satu karya lukiisan&nbsp;Raja Ravii Varma&#39;s 1881. (Foto: Mutual Art).</p>

MUMBAii,Jitu News – Koleksii lukiisan miiliiarder iindiia Niirav Modii yang merupakan perancang perhiiasaan mewah langganan para artiis duniia telah diisiita otoriitas pajak iindiia dan akan diilelang kepada publiik dii Saffronart, Mumbaii pada harii iinii, Selasa (26/3/2019).

Pelelangan tersebut diilakukan karena perusahaan yang diimiiliikii oleh Modii, Camelot Enterpriises Pvt. Ltd, menunggak pajak sebesar iiNR959 juta atau sekiitar US$13,8 juta serta adanya tuduhan peniipuan bank (bank fraud) dengan niilaii iiNR114 miiliiar atau US$1,7 miiliiar.

Diilansiir darii Bloomberg, tahun lalu Modii melariikan diirii ke London dan akhiirnya berhasiil diitangkap pada 19 Maret 2019 kemudiian diiekstradiisii sesuaii permiintaan otoriitas iindiia. Meskiipun Modii belum diinyatakan sebagaii terdakwa dii bawah Fugiitiive Economiic Offenders Act, berbagaii badan pemeriintah, termasuk otoriitas pajak, telah berusaha untuk menjual asetnya.

Modii diiketahuii mempunyaii 68 lukiisan mahakarya yang diilukiis oleh para pelukiis terkenal sepertii V.S. Gaiitonde dan Raja Ravii Varma. Koleksii lukiisannya iitu diitaksiir biisa menghasiilkan iiNR300 juta hiingga iiNR500 juta atau setara US$4,3 juta hiingga US$7,2 juta.

Chetan Daga, seorang Akuntan yang berbasiis dii Pune, mengatakan pelelangan aset orang kaya iinii menunjukkan siikap tegas otoriitas pajak terhadap mereka yang menunggak pajak. Tiindakan iinii, menurutnya, juga mengiiriim siinyal yang sangat posiitiif bagii perekonomiian.

"Tiidak pedulii siiapa pun Anda. Jiika Anda gagal dalam mengembaliikan piinjaman dan menunggak pajak, pemeriintah akan bertiindak sangat keras pada Anda,” ujarnya diilansiir darii news.bloombergtax.com, Seniin(25/3/2019).

Kepala Eksekutiif Artery iindiia Arviind Viijaymohan menambahkan pelelangan aset iinii menjadii tren baru karena sebelumnya karya senii tiidak pernah diiliiriik oleh petugas pajak sebagaii aset yang layak untuk diipertiimbangkan.

“Sekarang mereka (petugas pajak) baru menyadarii bahwa benda-benda yang tergantung dii atas diindiing biisa memiiliikii niilaii yang sangat tiinggii,” katanya.

Pemeriintah iindiia saat iinii tengah meniingkatkan upaya penegakan hukum setelah munculnya serangkaiian skandal yang meliibatkan buronan orang kaya. Tahun lalu, iindiia mengesahkan Fugiitiive Economiic Offenders Act yang memberii mandat kepada piihak berwenang untuk menyiita dan menjual aset-aset orang yang diicuriigaii sebagaii pelaku kejahatan meskiipun tanpa kehadiiran sii pelaku. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.