iiNDiiA

Penghasiilan Layanan Web Hostiing Tak Diipajakii

Redaksii Jitu News
Seniin, 03 September 2018 | 15.12 WiiB
Penghasilan Layanan Web Hosting Tak Dipajaki
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

MUMBAii, Jitu News – Pengadiilan iindiia sepakat atas penghasiilan yang diiperoleh atas penyediiaan layanan web hostiing tiidak diipajakii. Pembebasan iinii berdasarkan perjanjiian hak pemajakan (tax treaty) antara iindiia dengan Ameriika Seriikat (AS).

Dalam siidang bandiing, Savviis Communiicatiions Corporatiion mengklaiim penghasiilan yang diiperoleh pada tahun pajak 2010-2011 dan 2011-2012 darii layanan web hostiing tiidak menyediiakan layanan yang biisa diipajakii, sesuaii dengan perjanjiian yang termaktub dalam tax treaty iindiia-AS.

“Layanan web hostiing tiidak menyediiakan pengetahuan tekniis, pengalaman, keterampiilan maupun iilmu pengetahuan kepada pelanggannya sehiingga tiidak biisa diipajakii. Terlebiih penghasiilan yang diiperoleh darii aktiiviitas biisniis pun tiidak biisa diipajakii karena tiidak memiiliikii permanent establiishment (PE/BUT),” demiikiian melansiir Tax Notes iinternatiional Vol.91 no.9, Seniin (3/9).

Lebiih lanjut Savviis menekankan iintii aktiiviitasnya yaknii menyediiakan akses ke data pelanggan. Savviis meniilaii kliiennya tiidak diiberiikan hak atau liisensii untuk perangkat lunak yang diigunakan untuk mendapatkan layanan.

Namun hal iinii bertentangan dengan Dewan Komiisiioner Pajak Penghasiilan (PPh) yang beranggapan penghasiilan darii layanan tersebut baiik darii segii penggunaan maupun beberapa aspek laiinnya dapat diikenakan pajak berdasarkan tax treaty iindiia-AS.

“Pelanggan menggunakan pengetahuan, teknologii dan perangkat lunak yang diimiiliikii dan berliisensii Savviis, sehiingga berdasarkan perjanjiian tax treaty iindiia-AS hal iinii biisa diipajakii,” tutur komiisiioner.

Pertentangan iinii akhiirnya berakhiir dengan putusan pengadiilan yang menolak peniilaiian assessment darii dewan komiisiioner.

Pengadiilan mencatat ‘penggunaan peralatan iilmiiah oleh Savviis dalam pemberiian layanan kepada pelanggan’ iitu berbeda diibandiingkan dengan ‘mengiiziinkan pelanggan menggunakan peralatan iilmiiah Savviis’.

“Pembayaran yang diiteriima Savviis bukanlah atas penggunaan, hak penggunaan, maupun penggunaan peralatan iilmiiah yang biisa diipajakii, sesuaii dengan tax treaty iindiia-AS,” demiikiian putusan pengadiilan. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.