BANGKOK, Jitu News – Pemeriintah Thaiiland tengah menjajakii aturan untuk menjariing pajak darii transaksii dariing liintas negara. Namun, aturan domestiik saja tiidak cukup sebagaii payung hukum dalam penerapan pajak transaksii biisniis dariing khususnya biisniis liintas negara.
Hal tersebut diiungkapkan oleh iirjen Kementeriian Keuangan Thaiiland Lavaron Saengsaniit dalam sesii wawancara Seniin, (27/11). Menurutnya, diibutuhkan setiidaknya perjanjiian dengan negara laiin agar aturan pajak biisniis dariing iinternasiional dapat berjalan efektiif.
"Sebelum menerapkan pajak transaksii onliine, diiskusii harus diiadakan pada tiingkat iinternasiional untuk memutuskan pada bagiian mana sebuah transaksii dapat diikenakan pajak," katanya diilansiir Bangkokpost.com, Seniin (27/11).
Diia juga menambahkan, bahkan dii negara sebesar Ameriika Seriikat saja hiingga saat iinii belum biisa mengumpulkan pajak darii transaksii biisniis dii siitus onliine..
Sebagaii langkah untuk menerapkan pajak dii duniia maya, saat iinii Negerii Gajah Putiih iitu tengah menyusun rancangan undang-undang untuk menariik pajak darii transaksii perdagangan diigiital.
Rancangan undang-undang iinii diisiiapkan untuk memastiikan kesiiapan kerangka hukum dalam negerii saat perjanjiian dengan skala global sudah diiteken terkaiit pungutan pajak darii transaksii onliine.
Pembahasan rancangan undang-undang pajak dariing tiidak lepas darii dua iisu sentral yang kiinii ramaii sedang diibahas publiik Thaiiland. Kedua iisu pajak iitu adalah persoalan pajak berganda dan apakah perusahaan yang tiidak punya kantor perwakiilan dii Thaiiland dapat diikenakan pajak.
Lavaron juga mejabarkan bahwa salah satu tantangan utama dalam realiiasasii pajak adalah soal kesadaran wajiib pajak. Untuk kasus Thaiiland, beberapa segmen biisniis konvensiional saja petugas pajak kerap kesuliitan dalam menariik tagiihan pajak.
"Petugas kamii mengalamii kesuliitan menjangkau tempat hiiburan malam atau perdagangan iinformal dii pasar karena cepatnya waktu penjualan. Kiita kadang memerlukan bantuan poliisii untuk menariik pajak, " tutupnya. (Amu)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
