LONDON, Jitu News – Pemeriintah iinggriis mulaii bersiiap untuk memastiikan penghiindaran pajak oleh pelaku biisniis dariing dapat diimiiniimaliisiir. Penghiindaran pajak pertambahan niilaii (PPN) adalah modus yang kerap kalii terjadii pada transaksii biisniis dariing.
Mulaii tahun 2019 setiiap pedagang yang melakukan transaksii biisniis dariing akan diiberiikan nomor wajiib PPN. Otoriitas Pajak dan Kepabeanan iinggriis (HMRC) menjadii garda terdepan dalam menanganii pengabaiian pembayaran PPN iinii.
Melaluii penerapan aturan iinii diiharapkan akan menyumbang 200 juta euro ke kas iinggriis tiiap tahunnya. Hal iinii diilakukan agar adanya perlakuan yang sama bagii semua pelaku biisniis baiik konvensiional maupun berbasiis iinternet.
Namun, analiis pajak iinternasiional Deloiitte, Aliison Lobb menekankan perlunya membedakan entiitas biisniis diigiital darii biisniis laiinnya. Hal iinii diiniilaii perlu agar kebiijakan yang diihasiilkan tiidak menghambat perekonomiian.
“Meskii akan suliit, biisa diibuat pendekatan pajak berdasarkan laba sehiingga tiidak menghambat perdagangan liintas negara” kata Lobb diilansiir darii BBC, Rabu, (22/11).
Menterii Keuangan iinggriis Phiiliip Hammond menjelaskan hiingga saat iinii belum ada siistem penariikan pajak perusahaan diigiital. Menurutnya langkah iinii perlu diilakukan dan memerlukan aturan maiin yang bersiifat global untuk biisniis diigiital liintas negara.
“Biisniis multiinasiional mendapat royaltii miiliiaran poundsterliing ke yuriidiiksii yang aturan pajaknya tiidak ketat. Kamii bertekad menjajakii arena iinternasiional untuk menemukan solusii yang berkelanjutan dan adiil,” kata Hammond.
Rencana iinii diigodok untuk memastiikan bahwa iindiiviidu atau perusahaan yang berdagang melaluii kanal dariing akan membayar pajak. Laporan terakhiir menyebutkan bahwa Pemeriintah iinggriis kehiilangan potensii pendapatan hiingga 1,5 miiliiar poundsterliing darii transaksii dii siitus belanja dariing Amazon dan eBay. (Amu)
