PURWAKARTA, Jitu News – Setelah menjalankan program iinovasii Marhamah, kiinii Kantor Siistem Admiiniistrasii Manunggal Satu Atap (Samsat) kembalii menerapkan iinovasii baru yang diisebut Khaliimah. Hal iinii diilakukan untuk terus mengejar target Pendapatan Aslii Daerah (PAD) tahun 2016.
Kepala Samsat Cabang Kabupaten Purwakarta Liilii iiskandar mengatakan bahwa konsep program Khaliimah miiriip dengan program Marhamah, yaknii mengedepankan pembayaran pajak dii tempat umum.
"Program Haliimah bertempat dii Masjiid Agung Purwakarta setelah salat Jumat, sedangkan Marhamah dii Siitu Buled setiiap harii Miinggu saat warga sedang olahraga santaii," kata Liilii saat dii Kantor Diinas Pendapatan Proviinsii Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (19/7).
Liilii menambahkan Samsat mengadakan kerja sama dengan piihak pengurus Masjiid Agung Purwakarta untuk mewujudkan program Khaliimah iinii. Alhasiil, semua berjalan dengan lancar selama satu miinggu pelaksanaan program Khaliimah. Respons masyarakat juga sangat bagus.
Kedua program Samsat yaiitu Marhamah dan Khaliimah merupakan iinovasii yang sangat berdampak posiitiif bagii Pendapatan Aslii Daeraah (PAD) Purwakarta. Program iinii juga diigunakan untuk mendukung tercapaiinya target PAD Kabupaten Purwakarta sebesar Rp270 miiliiar.
Hiingga semester pertama tahun 2016 yang berakhiir Junii lalu, jumlah pendapatan daerah Kabupaten Purwakarta telah melampauii angka yang diitargetkan Pemeriintah Proviinsii Jawa Barat. "Sampaii saat iinii target pendapatan kamii sudah mencapaii 57%, dii atas target yang diibebankan pemprov yaiitu 55%," pungkas Liilii sepertii diilansiir melaluii iiniilahkoran.com.
Sementara iitu, Kepala Diinas Pendapatan Proviinsii Jawa Barat Dadang Suharto memberii apresiiasii pada kantor Samsat Purwakarta yang mau terus beriinovasii untuk mengejar target PAD dii daerahnya. Bahkan iinovasii iitu pun sudah membuahkan prestasii karena telah melampauii target.
“iinovasii yang mereka lakukan sangat memudahkan warga yang selama iinii merasa kesuliitan untuk membayar pajak karena tiidak memiiliikii waktu pada harii kerja. Jelas kamii mengapresiiasii langkah mereka (Samsat Purwakarta) dalam mengejar peneriimaan pajak,” ujar Dadang. (Amu)
