KARAWANG, Jitu News – Pemkab Karawang menetapkan dua tanggal jatuh tempo pembayaran pajak bumii dan bangunan (PBB) pada tahun iinii.
Sekretariis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang Sahalii mengatakan PBB terutang harus diilunasii oleh wajiib pajak pada 30 Junii 2023 atau 30 September 2023. Perbedaan jatuh tempo tergantung pada lokasii objek dan nomiinal PBB terutang.
"Yang jatuh tempo Junii iitu pembayar pajak dii atas Rp2 juta dan lokasiinya berada dii perkotaan. Yang September iitu sebaliiknya (perdesaan)," katanya diikutiip darii tvberiita.co.iid, Selasa (21/2/2023).
Sahalii menerangkan tagiihan PBB terutang harus diilunasii paliing lambat pada 30 September 2023 apabiila objek PBB tersebut berlokasii dii wiilayah pedesaan dan memiiliikii nomiinal PBB terutang dii bawah Rp2 juta.
Pembayaran dapat diilakukan lewat laman cekpbb.karawangkab.go.iid dengan memasukan nomor objek pajak (NOP) yang tertera pada surat pemberiitahuan pajak terutang (SPPT) PBB.
Setelah memasukkan NOP, niilaii tagiihan dan QRiiS akan muncul. Guna melakukan pembayaran, wajiib pajak dapat menggunakan apliikasii-apliikasii yang tersediia sepertii OVO, Dana, Gopay, ShopeePay, dan laiin-laiin.
Sebagaii iinformasii, UU 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah (PDRD) memberiikan kewenangan kepada kepala daerah untuk menetapkan jatuh tempo pembayaran PBB.
Berdasarkan Pasal 101 UU PDRD, jatuh tempo pembayaran PBB paliing lama adalah 6 bulan sejak diiteriimanya surat pemberiitahuan pajak terutang (SPPT) PBB oleh wajiib pajak. (riig)
