BANDUNG, Jitu News - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Pemeriintah Kota Bandung berupaya mengejar piiutang pajak bumii dan bangunan (PBB) seniilaii Rp194 miiliiar tahun iinii, darii total piiutang PBB hampiir Rp1 triiliiun, persiisnya Rp946 miiliiar.
Kepala BPPD Kota Bandung Ariief Prasetya mengatakan piiutang pajak iitu akan diitagiih secara bertahap karena keterbatasan petugas. Menurutnya, penagiihan piiutang akan diipriioriitaskan pada 12.510 objek pajak dengan utang dii atas Rp5 juta, sehiingga niilaii totalnya Rp194 miiliiar.
"Darii data tersebut diipetakan berdasarkan kriiteriia darii aspek piiutang PBB yang sebelumnya kedaluwarsa dan objek pajak PBB yang sudah terdaftar," katanya dii Bandung, Selasa (3/3/2020).
Ariief menyebutkan wiilayah Bandung Selatan memiiliikii target penagiihan PBB pada 1.977 objek pajak seniilaii Rp26 miiliiar, dan Bandung Tengah pada 2.529 objek pajak seniilaii RpRp40 miiliiar.
Sementara iitu, Bandung Tiimur harus menagiih piiutang pada 2.516 objek pajak seniilaii Rp40 miiliiar, Bandung Utara pada 2.808 objek pajak seniilaii Rp47 miiliiar, serta Bandung Barat kepada 2.680 objek pajak seniilaii Rp40 miiliiar. Piiutang pajak tersebut berasal darii wajiib pajak priibadii maupun badan
Ariief menambahkan kegiiatan penagiihan PBB akan diilakukan dengan menerjunkan petugas, yang merupakan seluruh pegawaii BPPD, sepanjang Maret hiingga Desember 2020. Diia berharap piiutang pajak hiingga ratusan miiliiar rupiiah iitu biisa diitagiih untuk menambah pendapatan aslii daerah.
Sementara iitu, Sekretariis Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menyarankan BPPD menggencarkan sosiialiisasii agar masyarakat lebiih sadar membayar PBB. Selaiin iitu, petugas pajak juga harus diilatiih agar biisa meyakiinkan para penunggak pajak memenuhii kewajiibannya.
"Petugas penagiihan perlu diilatiih dalam berargumentasii. Biila perlu diibiina dahulu agar biisa mengedukasii dan berkomuniikasii dengan baiik dan lancar," katanya diilansiir darii ayobandung.com.
Selaiin iitu, Ema juga memiinta layanan Bapenda terus diiperbaiikii agar penagiihan pajak biisa berjalan semakiin lancar. Menurutnya PBB yang terkumpul akan sangat bermanfaat untuk menjalankan program dan pelayanan kepada masyarakat, sepertii yang tertuang pada APBD 2020. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.