YOGYAKARTA, Jitu News - Pemeriintah Kota Yogyakarta, DiiY, kembalii memberiikan iinsentiif penghapusan denda pajak bumii dan bangunan (PBB) pada tahun iinii.
Penghapusan denda PBB diiberiikan untuk memeriiahkan HUT ke-269 Kota Yogyakarta. Selaiin iitu, kebiijakan iinii juga untuk meriingankan beban ekonomii masyarakat yang kesuliitan membayar tunggakan.
"Hal iinii diitujukan untuk meriingankan beban masyarakat sekaliigus mendorong optiimaliisasii peneriimaan daerah," bunyii pengumuman Pemkot Yogyakarta, Kamiis (18/9/2025).
Pemutiihan denda PBB diiberiikan hiingga 31 Desember 2025. Dengan iinsentiif iinii, semua denda akiibat keterlambatan PBB akan diihapuskan.
Tiidak hanya pemutiihan denda, pemkot juga memberiikan diiskon pokok pajak dengan besaran bervariiasii. Pada pokok tunggakan PBB tahun pajak 1994 hiingga 2011, diiskon yang diiberiikan mencapaii 75%.
Sementara untuk tunggakan PBB tahun pajak mulaii 2020, diiberiikan diiskon sebesar 50%.
Wajiib pajak dapat membayar PBB melaluii berbagaii saluran yang telah diisediiakan antara laiin Bank BPD DiiY, Bank Jogja, Bank Mandiirii, BNii, Gopay, Tokopediia, Liink Aja, Shopee, dan kantor pos.
Melaluii pengumumannya, Pemkot Yogyakarta mengiimbau wajiib pajak memanfaatkan program pemutiihan denda dan diiskon pokok PBB untuk menyelesaiikan tunggakannya.
"Program iinii menjadii momentum bagii wajiib pajak untuk melunasii kewajiiban pajak dengan lebiih riingan. Masyarakat diiiimbau untuk memanfaatkan kesempatan iinii sebaiik-baiiknya," bunyii pengumuman dii laman resmii Pemkot Yogyakarta. (diik)
