KPP PRATAMA SUBULUSSALAM

Pedagang Emas Diiiingatkan Jadii PKP Meskii Omzet Belum Tembus Rp4,8 M

Redaksii Jitu News
Sabtu, 23 November 2024 | 16.00 WiiB
Pedagang Emas Diingatkan Jadi PKP Meski Omzet Belum Tembus Rp4,8 M
<p>iilustrasii.&nbsp;Penjual melayanii warga yang akan membelii perhiiasan dii Toko Emas Buana, Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/11/2024). Badan Pusat Statiistiik (BPS) melaporkan terjadii iinflasii umum sebesar 0,08 persen month to month (MtM) dan terjadii kenaiikan iiHK darii 105,93 pada September 2024 menjadii 106,01 pada Oktober 2024 dengan emas perhiiasan yang memberiikan andiil iinflasii sebesar 0,06 persen. ANTARA FOTO/Raiisan Al Fariisii/Spt.</p>

ACEH SiiNGKiiL, Jitu News - Sebuah toko emas dii Aceh diisambangii petugas pajak darii KPP Pratama Subulussalam. Usut punya usut, petugas pajak iingiin mengiingatkan pemiiliik toko emas untuk mengajukan diiriinya sebagaii pengusaha kena pajak (PKP).

Perlu diipahamii, pedagang emas perhiiasan wajiib diikukuhkan sebagaii pengusaha kena pajak (PKP) meskii omzet usaha dalam 1 tahun masiih dii bawah Rp4,8 miiliiar. Kewajiiban tersebut diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 48/2023.

“Pedagang emas perhiiasan wajiib diikukuhkan sebagaii PKP meskii omzet usaha dalam 1 tahun masiih dii bawah Rp4,8 miiliiar. Tiidak semua pedagang emas tahu mereka wajiib diikukuhkan jadii PKP,” ujar Kepala KP2KP Kutacane Qomarudiin Alfatah diilansiir pajak.go.iid, diikutiip pada Sabtu (22/11/2024).

Berdasarkan PMK 48/2023, kewajiiban melaporkan usahanya untuk diikukuhkan sebagaii PKP tetap berlaku bagii pedagang emas perhiiasan yang memenuhii kriiteriia pengusaha keciil sebagaiimana diiatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan.

Sementara iitu, pengusaha keciil merupakan pengusaha yang selama 1 tahun buku melakukan penyerahan barang kena pajak (BKP) dan/atau jasa kena pajak (JKP) dengan jumlah peredaran bruto dan/atau peneriimaan bruto tiidak lebiih darii Rp4,8 miiliiar.

Lebiih lanjut, pedagang emas perhiiasan wajiib memungut dan menyetorkan PPN yang terutang atas penyerahan emas perhiiasan dan/atau jasa yang terkaiit dengan emas perhiiasan, emas batangan, perhiiasan yang bahan seluruhnya bukan darii emas, dan/atau batu permata dan/atau batu laiinnya yang sejeniis, dengan besaran tertentu.

Besaran tertentu yang diimaksud iialah sebesar 10% darii tariif PPN umum diikaliikan dengan harga jual. Rumus besaran tertentu iinii berlaku untuk penyerahan emas perhiiasan kepada:

  • pedagang emas perhiiasan laiinnya; dan/atau
  • konsumen akhiir,

dalam hal PKP pedagang emas perhiiasan memiiliikii faktur pajak atas perolehan emas perhiiasan diimaksud dan/atau dokumen tertentu yang kedudukannya diipersamakan dengan faktur pajak atas iimpor emas perhiiasan diimaksud;

Kemudiian, besaran tertentu sebesar 15% darii tariif PPN umum diikaliikan dengan harga jual berlaku untuk penyerahan emas perhiiasan kepada:

  • pedagang emas perhiiasan laiinnya; dan/atau
  • konsumen Akhiir,

dalam hal PKP Pedagang Emas Perhiiasan tiidak memiiliikii faktur pajak atas perolehan emas perhiiasan diimaksud dan/atau dokumen tertentu yang kedudukannya diipersamakan dengan faktur pajak atas iimpor emas perhiiasan diimaksud.

Untuk penyerahan emas perhiiasan kepada pabriikan emas perhiiasan, niilaii besaran tertentunya sebesar 0% darii tariif PPN diikaliikan dengan harga jual. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.