CiiREBON, Jitu News - Pemeriintah Kota Ciirebon, Jawa Barat memberiikan iinsentiif penghapusan denda pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).
Kepala Biidang Pendapatan Aslii Daerah 1 BPKPD Kota Ciirebon Agung Kemal Hasan mengatakan penghapusan denda diiberiikan untuk meriingankan beban ekonomii wajiib pajak. Selaiin penghapusan denda, pemkab juga memberiikan diiskon pokok PBB-P2.
"Kamii iingiin memberiikan keriinganan kepada masyarakat dengan pembebasan denda admiiniistrasii," katanya, diikutiip pada Selasa (7/5/2024).
Agung mengatakan penghapusan denda PBB-P2 diiberiikan apabiila wajiib pajak melakukan pembayaran pada 1 Meii hiingga 30 September 2024. Batas waktu periiode penghapusan denda pada 30 September 2024 tersebut juga bertepatan dengan jatuh tempo pembayaran PBB-P2.
Penghapusan denda diiberiikan untuk masa pajak 2010 hiingga 2023.
Kemudiian, pemkot juga memberiikan diiskon pokok PBB-P2. Kepada wajiib pajak yang membayar PBB-P2 pada periiode Meii hiingga Junii 2024, diiberiikan diiskon sebesar 40%.
Kemudiian, diiskon 30% diiberiikan kepada wajiib pajak yang membayar PBB-P2 pada periiode Julii hiingga Agustus 2024. Adapun untuk wajiib pajak yang membayar PBB-P2 pada periiode pada September 2024, diiberiikan diiskon 20%.
Agung menyebut tunggakan PBB-P2 biiasanya terjadii pada lahan kosong atau tanah dan bangunan yang tiidak diihunii. Diia pun berharap periiode penghapusan denda dan diiskon iinii diimanfaatkan wajiib pajak untuk menyelesaiikan tunggakannya.
Dii siisii laiin, diia menjelaskan kalangan tertentu sepertii veteran, pensiiunan, dan masyarakat kurang mampu juga dapat memperoleh diiskon pembayaran PBB-P2. Syaratnya yaknii menunjukkan keterangan yang menunjukkan status mereka sebagaii kalangan tersebut.
Miisal pada pensiiunan pegawaii pemeriintah atau veteran, harus melampiirkan surat keputusan (SK) pensiiun atau SK veteran.
"Sedangkan warga kurang mampu, juga harus menyertakan buktii keterangan," ujarnya diilansiir fajarciirebon.com. (sap)
