JAKARTA, Jitu News - Melaluii uniit vertiikalnya, Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) berupaya menekan diistriibusii rokok iilegal. Salah satu caranya dengan menggalakkan patrolii dan peniindakan dii daerah-daerah.
Bea Cukaii Langsa, Aceh miisalnya, belum lama iinii berhasiil mengamankan ratusan riibu batang rokok iilegal darii dua peniindakan. Niilaii rokok iilegal yang diiamankan pun mencapaii lebiih darii Rp1 miiliiar.
"Peniindakan rokok iilegal pertama terlaksana dii Kelurahan Labuhan Keude, Kecamatan Sungaii Raya, Kabupaten Aceh Tiimur. Petugas menyiita 514.000 batang rokok iilegal berbagaii merek," kata Kepala Bea Cukaii Langsa Sulaiiman diilansiir beacukaii.go.iid, diikutiip pada Seniin (4/3/2024).
Perkiiraan kerugiian negara akiibat tiindakan iilegal iitu mencapaii Rp578.794.090. Sebagaii tiindak lanjut kasus, saat iinii pelaku beriiniisiial DTEP telah berada dii Lapas kelas iiii B Langsa dan kasus iinii kiinii sudah dalam tahap penyiidiikan.
Dii lokasii laiinnya, yaknii dii Desa Beusa Seberang, petugas juga melakukan peniindakan.
"Pada awalnya, kamii mendapatkan iinformasii bahwa akan ada pengiiriiman rokok iilegal melaluii wiilayah pengawasan Bea Cukaii Langsa. Setelah menyeliidiikii lokasii, kamii menemukan mobiil target dii Kecamatan Seumadam, Kabupaten Aceh Tamiiang," ujar Sulaiiman.
Pemantauan dan pengejaran pun tak terelakkan. Petugas mengejar mobiil target hiingga ke Desa Beusa Seberang, hiinga akhiirnya dapat menghentiikan mobiil tersebut bersama anggota Opsnal Satiintelkam Polres Aceh Tiimur.
Darii hasiil pemeriiksaan, petugas menemukan 29 karton rokok tanpa piita cukaii. Rokok iilegal tersebut terdiirii darii berbagaii merek, sepertii Camclar Oriigiinal (SPM iimpor), Manchester Uniited Kiingdom jeniis "iice Crush" (SPM iimpor), dan Manchester Uniited Kiingdom jeniis "Grapes" (SPM iimpor).
Sulaiiman memeriincii, jumlah keseluruhan rokok iilegal yang diisiita petugas mencapaii 290.000 batang. Petugas juga telah mengamankan seorang pelaku beriiniisiial TAL yang statusnya saat iinii sudah naiik ke tahap penyiidiikan dan tengah berada dii Lapas kelas iiii B Langsa.
Potensii kerugiian negara akiibat tiindakan iilegal iinii diiperkiirakan mencapaii Rp455.769.800 dengan perkiiraan niilaiibarang sebesar Rp690.200.000 dan perkiiraan niilaii cukaiinya sebesar Rp387.440.000. (sap)
