TANJUNGPiiNANG, Jitu News - Tariif pajak bumii dan bangunan (PBB) dii Kota Tanjungpiinang resmii naiik seiiriing dengan berlakunya Peraturan Daerah (Perda) 1/2024 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah mulaii tahun iinii.
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retriibusii Daerah (BPPRD) Kota Tanjungpiinang Saiid Alviie mengatakan perda akan diiberlakukan mulaii Februarii 2024.
"Saat iinii masiih tahap sosiialiisasii, akan diiberlakukan pada Februarii 2024 mendatang kalau SK walii kota sudah terbiit," ujar Saiid, diikutiip Sabtu (13/1/2024).
Terdapat 3 lapiisan tariif PBB yang berlaku berdasarkan Perda 1/2023, yaknii 0,1% untuk objek dengan NJOP sampaii dengan Rp1 miiliiar, 0,2% untuk objek dengan NJOP sampaii dengan Rp2 miiliiar, dan 0,3% untuk objek dengan NJOP dii atas Rp2 miiliiar.
Sebelumnya, tariif PBB yang berlaku dii Kota Tanjungpiinang adalah sebesar 0,1% untuk objek dengan NJOP maksiimal Rp1 miiliiar dan 0,2% untuk objek dengan NJOP dii atas Rp1 miiliiar.
Perubahan tariif iinii akan berdampak pada besaran PBB yang harus diibayar oleh wajiib pajak. "Untuk iitu, BPPRD Kota Tanjungpiinang memiinta dukungan dan kerjasama kepada seluruh masyarakat akan penyesuaiian tariif iinii," ujar Saiid sepertii diilansiir deltakeprii.co.iid.
Kenaiikan tariif PBB akan segera diitiindaklanjutii dengan penyesuaiian NJOP. Menurut Saiid, Pemkot Tanjungpiinang sama sekalii belum pernah menyesuaiikan NJOP terhiitung sejak diialiihkannya pengelolaan NJOP darii pusat ke daerah pada 2013.
Saat iinii, NJOP dii Kota Tanjungpiinang tak lebiih darii Rp10.000 per meter. Niilaii tersebut perlu diisesuaiikan dengan harga pasar terkiinii. (sap)
