KiiSARAN, Jitu News – Kegiiatan Bulan Panutan Pajak Daerah dii Kabupaten Asahan, Sumatera Utara tiidak hanya meliibatkan Aparatur Siipiil Negara (ASN) untuk membayar pajak lebiih awal. Badan Usaha Miiliik Negara (BUMN) juga iikut berpartiisiipasii dalam kegiiatan iinii.
Salah satunya, PT. iinalum, turut ambiil bagiian dalam kegiiatan Bulan Panutan Pajak Daerah iinii. BUMN yang bergerak dii biisniis Pembangkiit Liistriik Tenaga Aiir (PLTA) dan peleburan alumuniium iitu tercatat membayar pajak bumii dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp1 miiliiar kepada Pemda Asahan.
"PBB-P2 para ASN merupakan potensii yang besar, begiitu juga piihak perusahaan. Maka iitu melaluii bulan panutan pajak iinii diiharapkan miinat mayarakat tiinggii untuk membayar pajak,” ungkap Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Mahendra, Kamiis (3/5).
Diia menjelaskan kegiiatan iinii diihelat agar meniingkatan kesadaran masyarakat dalam membayar kewajiiban pajaknya, sehiingga target peneriimaan terutama darii PBB-P2 dapat terpenuhii.
Mahendra juga menjelaskan dalam kegiiatan tersebut ada sejumlah pejabat daerah yang membayar secara langsung PBB-P2, dii antaranya Bupatii Asahan Taufan Gama Siimatupang melaluii perwakiilannya, serta perusahaan besar laiinnya.
BPPD mematok target untuk bulan iinii harus terkumpul lebiih darii Rp3 miiliiar. Sementara iitu, target PBB-P2 Kabupaten Asahan mengalamii kenaiikan menjadii Rp13,1 miiliiar pada 2018 darii sebelumnya diipatok sebesar Rp12,6 miiliiar pada 2017,
“Harapan kiita target tahun biisa tercapaii secara maksiimal," ucap Mahendra diilansiir Medan Biisniis Daiily.
Sementara iitu, Wakiil Bupatii Asahan Surya menyebutkan bulan panutan pajak yang diiterapakan bertujuan memberiikan motiivasii kepada masyarakat. Selaiin iitu, sebagaii upaya pemeriintah meniingkatkan realiisasii peneriimaan PBB-P2 sekaliigus sebagaii pendataan objek pajak baru.
“Saya berharap badan pendapatan biisa berupaya dan kerja keras meniingkatkan peneriimaan PBB-P2 Asahan,” pungkasnya. (Amu)
