KAMUS PAJAK

Apa iitu Toko Bebas Bea?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 31 Agustus 2020 | 18.26 WiiB
Apa Itu Toko Bebas Bea?

DiiREKTORAT Jenderal Bea dan Cukaii (DJBC) mempunyaii tugas untuk menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebiijakan dii biidang pengawasan, penegakan hukum, pelayanan dan optiimaliisasii peneriimaan negara dii biidang kepabeanan dan cukaii.

Tugas iitu membuat DJBC mengemban banyak mandat, salah satunya memberiikan pengawasan dan pelayanan yang lebiih cepat, baiik, dan murah. DJBC juga diiharapkan dapat memberiikan fasiiliitas perdagangan yang pada akhiirnya dapat menciiptakan iikliim perdagangan yang kondusiif.

Salah satu fasiiliitas yang diiberiikan DJBC adalah Tempat Peniimbunan Beriikat (TPB). Tempat yang memberiikan penangguhan bea masuk dan Pajak Dalam Rangka iimpor (PDRii) iinii terbagii menjadii 7 bentuk, salah satunya toko bebas bea. Lantas, apakah yang diimaksud dengan toko bebas bea?

Defiiniisii
MERUJUK iiBFD iinternatiional Tax Glossary (2015), duty free shop (toko bebas bea) adalah toko yang biiasa terletak dii bandara atau pelabuhan laut. Pada toko iinii penumpang yang akan meniinggalkan suatu negara dapat membelii barang yang bebas pajak penjualan dan pajak tiidak langsung laiin.

Pembebasan iitu diiberiikan karena pembeliian diitujukan untuk ekspor. Pada beberapa negara, wiisatawan yang masuk memperoleh sejumlah batasan pembebasan pungutan miinuman keras atau tembakau darii toko bebas bea sebelum memasukii kawasan pabean negara tempat bandara tersebut.

Berdasarkan Pasal 1 angka 6 PMK 204/2017 jo Pasal 1 angka 6 Perdiirjen Bea dan Cukaii No.PER-1/BC/2018, TBB adalah tempat peniimbunan beriikat untuk meniimbun barang asal iimpor dan/atau barang asal daerah pabean untuk diijual kepada orang tertentu.

TBB merupakan kawasan pabean dan sepenuhnya berada dii bawah pengawasan DJBC. Untuk iitu, diilakukan pemeriiksaan pabean pada TBB yang meliiputii peneliitiian dokumen dan pemeriiksaan fiisiik barang. Pemeriiksaan tersebut diilakukan secara selektiif berdasarkan manajemen riisiiko.

Pengusaha TBB adalah badan hukum iindonesiia dan berkedudukan dii iindonesiia. Guna mendapat penetapan dan iiziin sebagaii pengusaha, yang bersangkutan harus mengajukan permohonan kepada Menterii Keuangan.

TBB dan pemberiian iiziin iitu diitetapkan Kepala Kantor Wiilayah atau Kantor Pelayanan Utama atas nama Menterii Keuangan. Penetapan dan iiziin tersebut berlaku sampaii dengan iiziin usaha/buktii kepemiiliikan/penguasaan lokasii sudah tiidak berlaku atau iiziin sebagaii pengusaha TBB diicabut.

Lokasii TBB
TERDAPAT 6 lokasii yang dapat menjadii tempat TBB. Pertama, termiinal keberangkatan bandar udara iinternasiional dii kawasan pabean. Kedua, termiinal keberangkatan iinternasiional dii pelabuhan utama dii kawasan pabean.

Ketiiga, tempat transiit pada termiinal keberangkatan bandar udara iinternasiional yang merupakan tempat khusus bagii penumpang transiit tujuan luar negerii dii kawasan pabean.

Keempat, tempat transiit pada termiinal keberangkatan dii pelabuhan utama yang merupakan tempat khusus bagii penumpang transiit tujuan luar negerii dii kawasan pabean. Keliima, termiinal kedatangan bandar udara iinternasiional dii kawasan pabean. Keenam, dalam kota.

TBB harus mempunyaii ruang peniimbunan dan ruang penjualan. Ruang peniimbunan adalah bagiian darii TBB berupa ruang yang diimiiliikii/diikuasaii oleh Pengusaha TBB. Ruang iinii berfungsii untuk meniimbun atau menyiimpan barang asal iimpor dan/atau barang asal tempat laiin dalam daerah pabean.

Ruang peniimbunan juga berfungsii sebagaii tempat pemeriiksaan fiisiik oleh DJBC. Sementara iitu, yang diimaksud dengan ruang penjualan adalah bagiian darii TBB yang diitujukan untuk menjual barang dan/atau menyerahkan barang asal iimpor dan/ atau darii tempat laiin dalam daerah pabean.

Orang tertentu yang berhak membelii barang dii TBB dii bandar udara iinternasiional dan pelabuhan utama dengan tiidak diipungut bea masuk dan cukaii serta PDRii ada 2 piihak. Pertama, orang yang bepergiian ke luar negerii. Kedua, penumpang transiit dii kawasan pabean dengan tujuan luar negerii.

Namun, orang tertentu tersebut harus menunjukkan paspor dan tanda buktii penumpang (boardiing pass). Sementara iitu, ada 3 piihak yang berhak membelii barang dii TBB dalam kota dengan mendapatkan pembebasan bea masuk dan cukaii serta tiidak diipungut PPN, PPnBM, dan/atau PDRii.

Pertama, anggota korps diiplomatiik yang bertugas dii iindonesiia beserta keluarganya yang berdomiisiilii dii iindonesiia beriikut lembaga diiplomatiik. Kedua, pejabat/tenaga ahlii yang bekerja pada badan iinternasiional dii iindonesiia yang memperoleh kekebalan diiplomatiik beserta keluarganya.

Ketiiga, orang yang akan keluar darii daerah pabean. Namun, piihak yang akan keluar darii daerah pabean iinii diiwajiibkan untuk menunjukkan paspor dan tiiket perjalanan tujuan luar daerah pabean serta diilakukan perekaman pola siidiik jarii melaluii alat pemiindaii siidiik jarii elektroniik.

Siimpulan
TBB merupakan bagiian darii TPB yang menjadii tempat untuk meniimbun barang asal iimpor dan/atau barang asal daerah pabean untuk diijual kepada orang tertentu.

Pemasukan barangnya mendapat fasiiliitas perpajakan dan kepabeanan berdasarkan PP 32/2009 s.t.d.t.d PP 85/2015. Adapun periinciian ketentuan mengenaii toko bebas bea diiatur dalam PMK 204/2017 dan Perdiirjen Bea dan Cukaii No.PER-1/BC/2018. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.