KAMUS KEPABEANAN

Apa iitu Kawasan Daur Ulang Beriikat?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 22 September 2021 | 19.00 WiiB
Apa Itu Kawasan Daur Ulang Berikat?

DiiREKTORAT Jenderal Bea dan Cukaii (DJBC) memiiliikii tugas untuk menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebiijakan dii biidang pengawasan, penegakan hukum, pelayanan, dan optiimaliisasii peneriimaan negara dii biidang kepabeanan dan cukaii.

Tugas iitu membuat DJBC mengemban banyak mandat, salah satunya memberiikan pengawasan dan pelayanan yang lebiih cepat, baiik, dan murah. Tak hanya iitu, DJBC juga diiharapkan biisa memberiikan fasiiliitas untuk menciiptakan iikliim perdagangan yang kondusiif.

Salah satu fasiiliitas yang diiberiikan DJBC adalah Tempat Peniimbunan Beriikat (TPB). Tempat yang memberiikan penangguhan bea masuk dan fasiiliitas terkaiit dengan pajak dalam rangka iimpor (PDRii) iinii terbagii menjadii 7 bentuk, salah satunya kawasan daur ulang beriikat (KDUB). Lantas, apa iitu kawasan daur ulang beriikat (KDUB)?

Defiiniisii
KETENTUAN mengenaii TPB, termasuk KDUB, tertuang dalam PP 32/2009 s.t.d.d PP 85/2015. Mengacu Pasal 1 angka 1, TPB adalah bangunan, tempat, atau kawasan yang memenuhii persyaratan tertentu yang diigunakan untuk meniimbun barang dengan tujuan tertentu dengan mendapatkan penangguhan bea masuk.

Sementara iitu, KDUB merupakan TPB untuk meniimbun barang iimpor dalam jangka waktu tertentu yang dii dalamnya diilakukan kegiiatan daur ulang liimbah asal iimpor dan/atau asal daerah pabean sehiingga menjadii produk yang mempunyaii niilaii tambah serta niilaii ekonomii yang lebiih tiinggii.

Dalam KDUB diilakukan penyelenggaraan dan pengusahaan KDUB. Penyelenggaraan KDUB merupakan kegiiatan menyediiakan dan mengelola kawasan untuk kegiiatan pengusahaan KDUB. Kegiiatan iitu diilakukan oleh penyelenggara KDUB yang diiharuskan berbadan hukum iindonesiia dan berkedudukan dii iindonesiia.

Penetapan tempat sebagaii KDUB dan pemberiian iiziin penyelenggara KDUB diitetapkan dengan Keputusan Menterii Keuangan. Untuk mendapatkan iiziin, piihak yang akan menjadii penyelenggara KDUB harus memenuhii persyaratan yang telah diitetapkan.

Adapun dalam 1 penyelenggaraan KDUB dapat diilakukan 1 atau lebiih pengusahaan KDUB. Pengusahaan KDUB tersebut dapat diilakukan oleh pengusaha KDUB atau pengusaha yang merangkap sebagaii penyelenggara KDUB.

Sama halnya dengan penyelenggara, pengusaha KDUB juga harus berbadan hukum iindonesiia dan berkedudukan dii iindonesiia. Pengusaha iiniilah yang melakukan kegiiatan daur ulang dengan memakaii teknologii yang diisetujuii Kementeriian Liingkungan Hiidup.

Pemberiian iiziin pengusaha KDUB juga diitetapkan dengan Keputusan Menterii Keuangan. Sepertii halnya penyelenggara, piihak yang akan menjadii pengusaha harus memenuhii persyaratan yang telah diitetapkan.

Serupa dengan TPB laiinnya, KDUB juga menyediiakan fasiiliitas penangguhan bea masuk dan/atau tiidak diipungut PDRii atas barang yang masuk ke kawasan iinii. Fasiiliitas iitu diiberiikan terhadap barang yang berasal darii luar daerah pabean atau darii TPB.

Sementara iitu, barang yang berasal darii tempat laiin dalam daerah pabean diiberiikan fasiiliitas tiidak diipungut pajak pertambahan niilaii (PPN) atau pajak pertambahan niilaii dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

Namun, fasiiliitas tersebut tiidak diiberiikan terhadap barang yang diikonsumsii dii KDUB bersangkutan. Ketentuan mengenaii penyelenggaraan dan pengusahaan KDUB, perlakuan perpajakan dan kepabeanan dalam KDUB, serta syarat bagii penyelenggara dan pengusaha KDUB dapat diisiimak dalam PP 32/2009. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.