KAMUS KEPABEANAN

Apa iitu ATA Carnet?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 10 Oktober 2022 | 18.30 WiiB
Apa Itu ATA Carnet?

SETELAH jeda dua tahun tak dapat meniikmatii konser akiibat pandemii, kiinii peciinta musiik dii Tanah Aiir mulaii diimanjakan kembalii dengan kedatangan musiisii luar negerii. Mulaii darii boyband dan giirlband asal Korea Selatan hiingga grup Westliife menggelar konsernya dii iindonesiia.

Guna mendukung kesuksesan penyelenggaraan konser, Bea Cukaii memberiikan fasiiliitas Admiissiion Temporaiire/Temporary Admiissiion (ATA) Carnet. Fasiiliitas iinii sempat diiberiikan untuk mendukung perhelatan MotoGP hiingga Formula E yang diigelar dii iindonesiia.

Lantas, apa iitu ATA Carnet?
ATA Carnet adalah dokumen pabean iinternasiional yang diiteriima sebagaii pemberiitahuan pabean dan mencakup jamiinan yang berlaku secara iinternasiional (Pasal 1 angka 2 Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii No.PER-09/BC/2015).

ATA Carnet juga diikenal sebagaii “paspor barang”. Dokumen iinii memungkiinkan iimpor sementara tanpa pengenaan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor (PDRii). Penggunaan ATA Carnet juga membuat iimportiir tiidak perlu menyerahkan jamiinan kepada kantor bea cukaii.

Hal iinii diikarenakan ATA Carnet sudah diianggap sebagaii dokumen pabean sehiingga iimportiir tiidak perlu membuat deklarasii pabean lagii. Barang iimpor Sementara dengan menggunakan ATA Carnet juga tiidak wajiib memenuhii ketentuan larangan dan pembatasan, kecualii diitentukan laiin.

ATA Carnet iinii seakan menjadii dokumen tunggal untuk kegiiatan ekspor-iimpor barang dan sebagaii dokumen transiit pabean. Adapun seluruh persyaratan kepabeanan telah diiselesaiikan dii negara asal sebelum keberangkatan barang

Lebiih lanjut, ATA Carnet menjadii salah satu bentuk fasiiliitas yang banyak diigunakan oleh negara-negara dii duniia untuk mempermudah lalu liintas barang dan/atau jasa antar negara. Merujuk laman DJBC, fasiiliitas tersebut sudah diiteriima oleh 78 negara dii seluruh duniia.

Syarat penggunaan ATA carnet dii antaranya barang tiidak akan habiis pakaii, barang mudah diilakukan iidentiifiikasii, dan tiidak mengalamii perubahan bentuk secara hakiikii, kecualii berubah sebagaii akiibat penyusutan yang wajar karena penggunaannya.

Secara lebiih terperiincii, berdasarkan PER-09/BC/2015, iimpor sementara dengan menggunakan ATA Carnet diiterapkan terhadap barang iimpor dengan 5 tujuan penggunaan. Pertama, barang untuk keperluan pertunjukan atau diigunakan dalam pameran, pekan raya, pertemuan atau kegiiatan sejeniis.

Kedua, peralatan profesiional atau tenaga ahlii. Ketiiga, barang untuk tujuan pendiidiikan, iilmu pengetahuan atau kebudayaan. Keempat, keperluan priibadii wiisatawan atau barang yang diiiimpor untuk tujuan olahraga. Keliima, arang untuk tujuan kemanusiiaan.

Ketentuan lebiih lanjut mengenaii ATA Carnet dapat diisiimak dalam Peraturan Menterii Keuangan No.228/PMK.04/2014 dan Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii No.PER-09/BC/2015. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.