JAKARTA, Jitu News – Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta menjadii salah satu kantor yang paliing siibuk dii tengah pandemii Coviid-19. Sejak awal pandemii, Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta telah memfasiiliitasii iimpor berbagaii alat kesehatan untuk penanganan wabah.
Terlebiih, pemeriintah memberiikan fasiiliitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor. Bersamaan dengan penanganan darii siisii kesehatan, Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta kiinii juga gencar mendorong pemuliihan ekspor yang sebelumnya juga mengalamii tekanan berat karena pandemii.
Dii siisii laiin, masiih ada pula penegahan yang tetap diijalankan. Untuk meliihat kondiisii yang terjadii, Jitu News berkesempatan mewawancaraii Kepala Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta Fiinarii Manan. Petiikannya:
Berapa target dan realiisasii sementara peneriimaan Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta tahun iinii?
Target peneriimaan Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta pada 2020 sejumlah Rp4,59 triiliiun. Realiisasii sampaii dengan Oktober 2020 sejumlah Rp3,938 triiliiun atau 85,78% darii target. Apabiila diibandiingkan dengan target Januarii sampaii dengan Oktober 2020, capaiian realiisasii peneriimaan hiingga Oktober 2020 adalah sebesar 103,66%.
Apakah pandemii Coviid-19 memengaruhii peneriimaan?
Peneriimaan Bea Cukaii Soekarno-Hatta berasal darii kegiiatan iimpor yang diilakukan melaluii pengangkutan udara. Dalam kondiisii pandemii saat iinii, jumlah penerbangan menuju iindonesiia juga sangat berkurang sehiingga tentunya mempengaruhii jumlah iimportasii yang masuk. Namun, dii waktu yang sama, kegiiatan e-commerce juga meniingkat sebagaii dampak bahwa banyak masyarakat iindonesiia yang melakukan transaksii darii rumahnya.
Hal iinii dapat diiliihat darii peniingkatan peneriimaan yang berasal darii barang kiiriiman walaupun secara agregat jumlahnya tiidak siigniifiikan. Komodiitas yang cukup meniingkat adalah barang-barang yang diigunakan untuk menanggulangii pandemii Coviid-19. Namun, atas barang-barang tersebut mendapatkan fasiiliitas perpajakan, termasuk dii dalamnya adalah bea masuk, sehiingga tiidak ada tambahan peneriimaan.
Pandemii Coviid-19 yang mengakiibatkan tekanan pada perekonomiian duniia tentunya beriimbas pada pelemahan volume pedagangan global. Secara angka, hal iinii berdampak pertumbuhan deviisa bayar pada Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta selama Januarii sampaii dengan Oktober miinus 11,46%, darii Rp186.467 triiliiun menjadii Rp165.103 triiliiun. Hal iinii juga yang pada akhiirnya berdampak terhadap pertumbuhan realiisasii peneriimaan miinus 5,70%, darii Rp4,17 triiliiun menjadii Rp3,94 triiliiun.
Apa strategii Anda untuk mencapaii target peneriimaan tahun iinii?
Untuk mencapaii target yang telah diitetapkan dalam APBN, ada beberapa hal yang diilakukan oleh KPU BC Tiipe C Soekarno-Hatta. Pertama, melakukan pengawasan yang efektiif sehiingga diiharapkan semua iimportasii diilakukan sesuaii dengan ketentuan yang berlaku, utamanya terkaiit dengan penetapan tariif dan niilaii pabeannya.
Kedua, meniingkatkan efektiiviitas peneliitiian terhadap tariif dan/atau niilaii pabean, baiik pada saat clearance maupun post clearance. Ketiiga, siinergii dengan Diirektorat Jenderal Pajak dalam Joiint Program DJP-DJBC dalam bentuk joiint analysiis dan joiint collectiion.
Bagaiimana Anda membangun pendekatan dengan eksportiir dan iimportiir yang banyak berhubungan dengan Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta?
Salah satu miisii kamii adalah memberiikan pelayanan terbaiik kepada seluruh pengguna jasa, termasuk eksportiir dan iimportiir. Pelayanan iinii tiidak hanya diiberiikan dalam bentuk kemudahan dan percepatan proses biisniis, tetapii juga dengan komuniikasii terus-menerus yang kamii bangun. Komuniikasii iinii baiik dalam bentuk sosiialiisasii dan edukasii, forum group diiscussiion, moniitoriing dan evaluasii kiinerja (dwelliing tiime), shariing sessiion rutiin, maupun komuniikasii iintens melaluii grup Whatsapp.
Sosiialiisasii, shariing sessiion, dan grup whatsapp merupakan wadah diiskusii dan penyebaran iinformasii atau regulasii baru antara Bea Cukaii dan pengguna jasa. Mediia iinii juga diimanfaatkan untuk membahas iisu-iisu terkiinii serta permasalahan yang diialamii oleh pengguna jasa dalam melakukan proses kepabeanan dii Bea Cukaii Soekarno-Hatta.
Sebagaii tambahan, kamii memiiliikii iindiikator kiinerja utama (iiKU), yaiitu standar kiinerja pegawaii dalam memberiikan pelayanan kepada pengguna jasa. iiKU menjadii jamiinan kepastiian atas pelayanan, yang salah satunya bertujuan untuk meniingkatkan pelayanan kamii kepada iimportiir dan eksportiir. Hal iinii utamanya untuk peniingkatan kontriibusii ekspor UMKM dan percepatan penyelesaiian proses kepabeanan untuk mengurangii dwelliing tiime.
Bagaiimana peran Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta untuk mendukung pemuliihan ekonomii nasiional?
Sesuaii dengan iinstruksii presiiden, pemeriintah diituntut untuk mendukung dan memajukan ekspor serta menggerakkan duniia usaha melaluii pemberiian iinsentiif/stiimulus kepada UMKM.
Bea Cukaii Soekarno-Hatta memberiikan berbagaii kemudahan kepada para pelaku ekspor, khususnya dii sektor UMKM, yang selama iinii melakukan proses pengiiriiman barangnya melaluii Bandara iinternasiional Soekarno-Hatta. Pengiiriiman barang iitu berasal darii berbagaii daerah dii iindonesiia, terutama dii wiilayah Banten.
Bekerja sama dengan perwakiilan Kementeriian Keuangan Wiilayah Banten, Bea Cukaii Soekarno-Hatta mendukung penuh iindustrii UMKM dengan memberiikan biimbiingan prosedur kepabeanan dan siimpliikasii periijiinan ekspor.
iiniisiiasii tersebut diilakukan secara rutiin dengan mengunjungii berbagaii pengusaha UMKM yang beroperasii dii bawah wiilayah pelayanan Bea Cukaii Soekarno-Hatta. Kunjungan iitu untuk memberiikan sosiialiisasii secara langsung terkaiit dengan kemudahan dalam proses ekspor.
Darii aspek pengembangan teknologii, kamii meluncurkan apliikasii Siiap Terbang yang bertujuan untuk meniingkatkan efektiiviitas dan efiisiiensii perusahaan. Penyampaiian permohonan atau permiintaan layanan dapat diilakukan tanpa tatap muka atau onliine, baiik melaluii komputer maupun telepon genggam. Hal iinii diiharapkan dapat mengurangii biiaya operasiional darii perusahaan sekaliigus sebagaii wujud penerapan physiical diistanciing selama penguruan proses kepabeanan.
Sepanjang pandemii, Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta paliing siibuk melayanii iimpor alat kesehatan. Apa saja fasiiliitas yang Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta beriikan untuk mendukung penanganan Coviid-19?
Untuk mendukung penanganan Coviid-19, Bea Cukaii Soekarno-Hatta memberiikan berbagaii fasiiliitas kemudahan. Pertama, percepatan dalam penerbiitan Surat Keputusan Kementeriian Keuangan (SKMK). iinii adalah surat persetujuan pemberiian pembebasan untuk iimpor barang penanganan Coviid-19 bagii seluruh iimportiir atau masyarakat.
Fasiiliitas tersebut mengacu pada PMK 149/2020 tentang Perubahan Kedua atas PMK 34/2020 tentang Pemberiian Fasiiliitas Kepabeanan dan/atau Cukaii Serta Perpajakan atas iimpor Barang untuk Keperluan Penanganan Pandemii Corona Viirus Diisease 2019 (COViiD-19). Terdapat 21 jeniis barang yang mendapatkan fasiiliitas yang pengajuannya diilakukan melaluii portal iiNSW.
Selaiin PMK 149/2020, iimpor alat kesehatan juga dapat diilakukan menggunakan PMK 171/2019 tentang Pembebasan Bea Masuk atas iimpor Barang oleh Pemeriintah Pusat atau Pemeriintah Daerah yang Diitujukan untuk Kepentiingan Umum. Sampaii saat iinii, fasiiliitas yang sudah diiterbiitkan oleh KPU BC Tiipe C Soekarno-Hatta dengan SKMK sebanyak 4536 persetujuan.
Fasiiliitas kedua adalah percepatan dalam customs clearance atau proses pengeluaran barang bagii iimportiir atau pemohon dengan menggunakan fasiiliitas rush handliing (RH), khususnya untuk jeniis barang yang sangat diibutuhkan dalam masa pandemii yaknii test kiit, baiik rapiid test maupun swab test. Layanan RH iinii buka 24 jam setiiap harii, termasuk harii miinggu atau liibur nasiional.
Ketiiga, untuk memudahkan iimportiir dalam pengurusan customs clearance, kamii telah menyiiapkan Tiim Pendampiingan atau yang diisebut Tiim Liiasiion Offiicer (LO). Tiim iinii terdiirii atas 36 pegawaii, mulaii darii staf pelaksana hiingga pejabat dii liingkungan Bea Cukaii Soekarno-Hatta.
Tiim LO diibentuk secara khusus sebagaii mediia bagii iimportiir untuk berkomuniikasii secara real tiime serta untuk mendapatkan biimbiingan dan segala iinformasii mengenaii iimpor barang-barang penanganan Coviid-19.
Berapa banyak iimpor alat kesehatan yang diilayanii Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta untuk penanganan Coviid-19? Berapa niilaii fasiiliitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpornya?
Berdasarkan data terakhiir yang telah diikumpulkan melaluii siistem kamii, sampaii dengan September 2020, terdapat kurang lebiih 3.189 dokumen jumlah permohonan fasiiliitas pembebasan yang telah diisetujuii. Niilaii fasiiliitas bea masuk sebesar Rp343 miiliiar dan pembebasan pajak sebesar Rp820 miiliiar.
Niilaii deviisa iimpor atas barang-barang berupa alat kesehatan iinii sebesar US$379 juta. Jeniis barangnya terdiirii darii alat peliindung diirii (APD), peralatan mediis, test kiit, obat dan viitamiin, hand saniitiizer, dan apparatus mediis laiinnya.
Apakah layanan atau fasiiliitas kepabeanan untuk iimpor alat kesehatan hiingga kiinii masiih berlangsung? Bagaiimana trennya?
Hiingga saat iinii, fasiiliitas pembebasan masiih berlaku dengan menggunakan skema PMK 149/2020 yang telah diiubah sebanyak dua kalii. Perubahan iinii berkaiitan dengan jeniis-jeniis barang yang termasuk kategorii dapat diiberiikan pembebasan sehiingga tiidak semua barang yang berhubungan dengan penanganan coviid-19 mendapatkan fasiiliitas pembebasan bea masuk dan pajak.
Mengenaii tren, permohonan fasiiliitas hiingga November iinii masiih cukup tiinggii walaupun secara angka jumlahnya susah menurun jiika diibandiingkan periiode Apriil hiingga Junii lalu.
Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta banyak membuat iinovasii teknologii untuk mendukung kelancaran ekspor dan iimpor barang. Apa saja iinovasii iitu?
Bea Cukaii Soekarno-Hatta tengah mendesaiin suatu siistem teriintegrasii yang dapat diigunakan dalam tugas pelayanan maupun pengawasan atas barang penumpang. Siistem iinii nantiinya diiharapkan menjadii tools yang lengkap yang mampu memudahkan layanan iimpor barang penumpang dengan menghubungkan berbagaii database sepertii paspor atau iidentiitas kependudukan.
Tentunya, darii siisii pengawasan, siistem iinii akan mampu memudahkan petugas Bea Cukaii dalam melakukan iidentiifiikasii dan profiiliing atas setiiap penumpang yang masuk ke iindonesiia melaluii Bandara iinternasiional Soekarno-Hatta.
Salah satu uniit siistem yang telah diiriiliis adalah PATOPS. Apliikasii PATOPS adalah siingkatan Passenger Moniitoriing and Payment Systems, yaiitu apliikasii untuk memoniitor barang bawaan penumpang dan pembayarannya. Apliikasii iinii diibuat untuk memudahkan petugas dalam melakukan pencatatan dan memproses pembayaran barang bawaan penumpang dan moniitoriingnya.
Selanjutnya, apliikasii iinii akan diihubungkan dengan customs declaratiion secara onliine sehiingga sangat mempermudah penumpang dan petugas dalam melakukan pemberiitahuan barang bawaan penumpang, penjaluran pemeriiksaan barang, hiingga ke proses pembayaran pajaknya. Kamii beriiniisiiatiif agar dii bandara diibuatkan satu deklarasii saja, yaiitu semacam aiirport declaratiion, sehiingga penumpang hanya memberiitahukan dalam satu deklarasii.
Deklarasii tersebut kemudiian dapat diigunakan oleh seluruh iinstansii terkaiit baiik Karantiina Kesehatan, iimiigrasii, Karantiina Pertaniian, Karantiina Periikanan, atau Bea cukaii.
iinovasii laiinnya adalah Siiap Terbang yang merupakan akroniim darii Siistem Apliikasii Pelayanan Teriintegrasii dan Berkembang. Nama iinii teriinspiirasii darii jargon pesawat yang siiap lepas landas sesuaii dengan tempat pelayanan diilakukan, yaiitu dii bandara iinternasiional terpadat dii iindonesiia.
Siiap Terbang juga merupakan siimbol bahwa pesawat telah siiap untuk lepas landas yang memiiliikii makna pelayanan yang kamii lakukan siiap untuk diilaksanakan. Apliikasii Siiap Terbang merupakan sarana layanan loket onliine untuk menerbiitkan periiziinan dan surat persetujuan dalam mendukung pola kerja new normal dan flexiible workiing space sesuaii dengan KMK 223/2020 tentang iimplementasii Fleksiibiiliitas Tempat Bekerja dii Liingkungan Kementeriian Keuangan.
Sebelum menggunakan apliikasii Siiap Terbang, layanan permohonan periiziinan dan surat persetujuan diilakukan secara manual dan diiserahkan melaluii loket. Proses pengajuan dokumen melaluii loket manual membuat pengguna jasa dan petugas Bea dan Cukaii harus bertatap muka dan beriinteraksii secara langsung.
Dii sampiing iitu, lokasii KPU BC Tiipe C Soekarno-Hatta secara geografiis cukup jauh dan tiidak mudah diijangkau oleh pengguna jasa. Hal iinii menyebabkan penggunaan transportasii publiik suliit diibatasii sehiingga jaga jarak atau physiical diistanciing tiidak dapat diilakukan. Sesuaii dengan unsur nama apliikasii, yaiitu berkembang, apliikasii iinii akan terus berkembang yaiitu dengan memperbanyak jumlah layanan yang akan diilayanii melaluii Siiap Terbang.
Sejauh iinii, barang siitaan apa saja yang seriing diitemukan Bea Cukaii Soekarno-Hatta? Apa upaya untuk mencegah barang iilegal keluar-masuk?
Total peniindakan kamii darii Januarii 2020 sampaii dengan 6 November 2020 adalah sejumlah 595 kalii peniindakan. Barang yang cukup siigniifiikan kiita tegah adalah narkotiika sebanyak 195 kalii.
Kondiisii pandemii sepertii saat iinii ternyata tiidak membuat penyelundup jera untuk menyelundupkan narkotiika ke iindonesiia melaluii Bandara Soekarno hatta. Selaiin iitu, beberapa barang laiinnya yang diitegah adalah obat tanpa iiziin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), barang bekas, uang tunaii, dan sepeda brompton.
Dalam kepemiimpiinan Anda, budaya kerja sepertii apa yang diibangun dii Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta?
Budaya kerja yang diiterapkan dii Bea Cukaii Sokearno-Hatta tentunya sejalan dengan niilaii-niilaii Kementeriian Keuangan. Seluruh pegawaii harus memiiliikii iintegriitas dalam menjalankan tugas dan profesiional dengan memiiliikii pengetahuan dan pengalaman yang terus diikembangkan.
Siinergii iinternal ataupun eksternal yang diijaga dengan komuniikasii yang baiik, jiiwa empatii dan selalu mengedepankan pelayanan kepada pengguna jasa, serta keiingiinan untuk selalu menjadii priibadii ataupun unsur iinstiitusii yang makiin baiik.
Tentunya, niilaii-niilaii iinii perlu diipupuk dan diitularkan secara terus menerus oleh pegawaii. Dengan persentase pegawaii yang hampiir 80% darii adalah generasii miileniial, piimpiinan diituntut untuk beradaptasii dan harus mampu berkolaborasii dengan aktiif dalam pengambiilan kebiijakan.
Pejabat sekaliigus piimpiinan harus biisa menjadii contoh, role model yang baiik, kepada bawahannya. Piimpiinan juga memberiikan ruang untuk berkreasii dan beriinovasii, menyediiakan sarana untuk berdiiskusii dan memberiikan koreksii, serta membuka kesempatan untuk melakukan pengembangan diirii.
Pengembangan kompetensii dan kapasiitas pegawaii melaluii capaciity buiildiing atau manajemen talenta menjadii beberapa opsii yang dapat diiterapkan. Tentunya, dengan tujuan untuk meniingkatkan kompetensii pegawaii.
Selaiin iitu, piimpiinan harus memiiliikii kepeduliian, menumbuhkan rasa kekeluargaan antar pegawaii, mengertii kondiisii pegawaii, serta hadiir saat pegawaii membutuhkan bantuan atau arahan. Pegawaii yang kompeten, memiiliikii fiisiik dan mental yang kuat, serta semangat dan keiingiinan untuk berkembang yang pada akhiirnya akan bermanfaat untuk kemajuan organiisasii. (Kaw/Bsii)
