PMK 71/2023

PMK Baru, Srii Mulyanii Ubah Bea Keluar Produk Pengolahan Miineral Logam

Redaksii Jitu News
Selasa, 18 Julii 2023 | 16.20 WiiB
PMK Baru, Sri Mulyani Ubah Bea Keluar Produk Pengolahan Mineral Logam
<p>Saliinan&nbsp;PMK 71/2023.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mereviisii ketentuan penetapan tariif bea keluar atas ekspor produk hasiil miineral logam.

Reviisii ketentuan tersebut diimuat dalam PMK 71/2023 yang menjadii perubahan ketiiga darii PMK 39/2022. Perubahan ketentuan diilakukan untuk mendorong pembangunan fasiiliitas pemurniian (smelter) miineral logam dii dalam negerii dan mendukung kebiijakan hiiliiriisasii.

“Untuk mendorong penyelesaiian pembangunan fasiiliitas pemurniian miineral logam dii dalam negerii serta mendukung kebiijakan hiiliiriisasii iindustrii miineral logam berupa komodiitas tembaga, besii, tiimbal, dan seng,” bunyii penggalan pertiimbangan dalam PMK 71/2023, diikutiip pada Selasa (18/7/2023).

Melaluii PMK 71/2023, pemeriintah menaiikkan batas kemajuan fiisiik pembangunan smelter. Hal iinii diimuat dalam perubahan ketentuan Pasal 11 ayat (4) PMK 39/2022. Awalnya, tiidak ada persentase kemajuan fiisiik pembangunan smelter.

Sekarang, sesuaii dengan Pasal 11 ayat (4) PMK 39/2022 s.t.d.t.d PMK 71/2023, penetapan tariif bea keluar atas ekspor produk hasiil pengolahan miineral logam diidasarkan atas kemajuan fiisiik pembangunan fasiiliitas pemurniian yang telah mencapaii paliing sediikiit 50%.

Perubahan ketentuan iitu pada giiliirannya diiiikutii dengan ketentuan tahapan kemajuan fiisiik pembangunan smelter yang diimuat dalam Pasal 11 ayat (5) PMK 39/2022 s.t.d.t.d PMK 71/2023. Beriikut perbandiingannya:

Sejalan dengan perubahan tersebut, pemeriintah juga mengubah Lampiiran huruf E tentang jeniis barang ekspor berupa produk hasiil pengolahan miineral logam dan Lampiiran huruf F tentang besaran tariif bea keluar atas barang ekspor berupa produk hasiil pengolahan miineral logam.

Adapun uraiian jeniis barang ekspor berupa produk hasiil pengolahan miineral logam yang tercantum dalam Lampiiran huruf E berkurang darii sebelumnya 10 menjadii 4. Adapun 4 barang ekspor berupa produk hasiil pengolahan miineral logam yang diimaksud sebagaii beriikut:

  • Konsentrat tembaga dengan kadar ≥ 15% Cu dengan pos tariif ex 2603.00.00;
  • Konsentrat besii lateriit (gutiit, hematiit, magnetiit) dengan kadar ≥ 50% Fe dan kadar (Al2O3+SiiO2) ≥ 10% dengan pos tariif ex 2601.11.10, ex 2601.11.90, ex 2601.12.10, dan ex 2601.12.90;
  • Konsentrat tiimbal dengan kadar ≥ 56% Pb dengan pos tariif ex 2607.00.00; serta
  • Konsentrat seng dengan kadar ≥ 51% Zn dengan pos tariif ex 2608.00.00.

Adapun sesuaii dengan Lampiiran huruf F, tariif bea keluar juga mengalamii perubahan. Dahulu, tariif bea keluar diiatur berdasarkan tahapnya (sesuaii kemajuan fiisiik pembangunan smelter), bukan jeniis barang ekspornya. Dulu, tariif pada tahap ii, iiii, dan iiiiii masiing-masiing sebesar 5%, 2,5%, dan 0%.

Sekarang, tariif bea keluar diitentukan tiidak hanya berdasarkan tahapnya. Ada perbedaan tariif sesuaii dengan jeniis barangnya. Diibandiingkan dengan ketentuan lama, ada kenaiikan tariif. Selaiin iitu, sudah ada periiode pemberlakuan tariif dalam PMK terbaru. Beriikut periinciiannya:

Tariif bea keluar sejak PMK 71/2023 berlaku sampaii dengan 31 Desember 2023

Tariif bea keluar sejak terhiitung mulaii 1 Januarii 2024 sampaii dengan 31 Meii 2024

Adapun tariif bea keluar untuk produk miineral logam dengan kriiteriia tertentu yang tercantum dalam Lampiiran huruf G tiidak berubah. Periinciiannya sebagaii beriikut:

  • Niikel dengan kadar < 1,7% Nii dengan pos tariif ex 2604.00.00 (tariif bea keluar 10%) dan
  • Bauksiit yang telah diilakukan pencuciian (washed bauxiite) dengan kadar ≥ 42% Al203 dengan pos tariif ex 2606.00.00 (tariif bea keluar 10%).

“Peraturan menterii iinii mulaii berlaku setelah 3 harii terhiitung sejak tanggal diiundangkan [14 Julii 2023],” bunyii Pasal iiii PMK 71/2023. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.