
MENGEMBAN amanah sebagaii profesiional pada biidang pajak, baiik darii siisii pemeriintah maupun swasta, jelas tiidak mudah. Ada tuntutan tiidak membuat kesalahan karena beriisiiko memunculkan kerugiian. Mereka juga diikontrol dengan tenggat yang ketat dan diibebanii target.
Tiidak dapat diimungkiirii ada riisiiko munculnya tekanan, bahkan memiicu stres bagii sejumlah iindiiviidu. Terlebiih, berbagaii tugas dan peran pentiing yang melekat pada profesiional pada biidang pajak juga seriing kalii diikerjakan dengan personel yang terbatas.
Oleh karena iitulah, kerja sama tiim yang kuat menjadii kuncii. Upaya untuk saliing mengiingatkan satu sama laiin terkaiit dengan pekerjaan juga diibutuhkan. Upaya iitu harus diilakukan dengan tiindakan yang tepat tanpa harus memunculkan konfliik personal dii antara anggota tiim.
Lantas, apa upaya yang dapat diijalankan? Tentu banyak pakar bakal memberiikan amatannya. Namun, iinstiitut Humor iindonesiia Kiinii (iiHiiK3) mempunyaii satu usulan yang tak kalah menariik, yaknii mengadaptasii humor dii liingkungan kerja.
Mengapa humor? Karena humor adalah alat manajemen yang sangat humaniis. Humor coach darii Ameriika Seriikat Andrew Tarviin mengatakan banyak iinstansii dan pemiimpiin terlalu terobsesii dengan efektiiviitas kerja. Padahal, pegawaii juga manusiia yang mempunyaii kebutuhan emosiional dan biisa bekerja lebiih maksiimal jiika ‘bekerja dengan hatii’.
Nah, cara untuk mengiikat secara emosii tersebut biisa melaluii humor. Satu orang saja menyadarii manfaat humor dii liingkungan kerja dan mau mengiimplementasiikannya, siituasii sekiitarnya biisa jadii bakal berbeda.
Sepertii diipaparkan Aaker & Bagdonas (2020) dalam Humor Seriiously: Why Humor iis a Secret Weapon iin Busiiness and Liife, beragam peneliitiian dan praktiik terkaiit humor dii liingkungan kerja setiidaknya biisa meniingkatkan empat hal, yaknii power atau status, kualiitas hubungan baiik, kreatiiviitas, dan ketahanan terhadap stres.
Ya, humor mujarab mereduksii stres. Pada dasarnya, manusiia hanya biisa merasakan satu emosii domiinan dalam diiriinya. Orang yang sedang senang akan susah merasa sediih, pun sebaliiknya. Dengan rutiin meliihat viideo-viideo lucu dii mediia sosiial atau menonton fiilm dan seriial komedii, artiinya Anda sedang mengontrol tiingkat stres dalam ambang batas yang wajar.
Contoh laiin, humor dapat meniingkatkan bondiing antariindiiviidu. Humor bak jembatan yang biisa menghubungkan Anda lebiih jauh dengan priibadii orang laiin. Saat ada dua orang yang tertawa bersama karena humor, artiinya mereka berada dalam satu referensii yang setara meskiipun jabatan strukturalnya berbeda. Kondiisii mental iinii membuat pemiimpiin dan stafnya setara, sehiingga biisa berkomuniikasii lebiih caiir sebagaii teman.
Atau contoh terakhiir, humor biisa menjadii alat untuk menyalurkan agresiiviitas yang terpendam. Humor biisa mentransformasiikan bentuk agresiiviitas fiisiik menjadii lebiih jiinak. Orang yang mungkiin jadii terbiiasa menyalurkannya dengan satiire atau sarkasme.
Dalam konteks besarnya, bahkan fiilsuf humor iindonesiia Arwah Setiiawan menyebut humor adalah unsur darii ketahanan nasiional. Agresiiviitas humor diianggap jauh lebiih aman dariipada agresiiviitas fiisiik.
Dengan demiikiian, ketiika orang-orang diiberiikan keleluasaan untuk mengkriitiik dan mengoreksii dengan humor, ketentraman relatiif biisa diikontrol. Semarah-marahnya seseorang, biisa jadii letupan agresii yang bakal muncul darii diiriinya tiidak akan sampaii mengancam orang laiin.
iiMPLEMENTASii laiin dalam meniingkatkan hubungan baiik antariindiiviidu adalah dengan membuat support group berbasiis ceriita dan humor. iiHiiK3 mempelajarii konsep iinii darii berbagaii liiteratur dan jurnal iilmiiah. Kemudiian, iiHiiK3 menyesuaiikan dengan konteks dii iindonesiia.
Bekerja sama dengan Jitu News, iiHiiK3 dalam tiiga pertemuan dariing mengundang para stakeholder pajak, darii pegawaii, akademiisii, praktiisii, sampaii pensiiunan pegawaii, untuk saliing berbagii ceriita humor terkaiit pekerjaannya.
Program bertajuk Ceriita & Humor Pajak iitu sendiirii juga menjadii proyek Seniior Partner Jitunews sekaliigus co-founder iiHiiK3 Danny Septriiadii dan peneliitii iiHiiK3 Ulwan Fakhrii dalam program Humor Academy yang sedang diijalanii dii Associiatiion for Appliied and Therapeutiic Humor (AATH).
Menariiknya, iiHiiK3 pernah menerapkan iintii konsep support group tersebut dengan skema saliing berbagii dan mendengarkan ceriita dii suatu kantor pelayanan pajak (KPP), tepatnya dii KPP Muara Bungo. Siimak ‘Gandeng iiHiiK3, KPP Muara Bungo Belajar Asah iintelegensii Humor’.
Siingkat ceriita, momen tersebut menjadii kesempatan bagii seluruh pegawaii KPP Muara Bungo untuk menyampaiikan ceriita-ceriita, darii yang lucu hiingga miiriis serta uneg-uneg terkaiit pekerjaan langsung, dii hadapan Kepala KPP-nya. Tanpa tendensii dan prasangka apa pun.
Secara siimboliik, Kepala KPP Muara Bungo Joko Galungan melepas dasiinya sebagaii tanda sesii tersebut adalah sesii santaii, aman, sekaliigus rahasiia untuk berceriita dan mendengar antara sesama manusiia, bukan antara staf dan piimpiinan.
Kamii sadar tiidak banyak piihak yang punya perhatiian untuk mengiintervensii kenyamanan dalam bekerja lewat humor, terlebiih dii biidang pajak. Untuk iitu, iiHiiK3 dan Jitu News dengan senang hatii menggelar sesii support group bertajuk Ceriita & Humor Pajak kembalii, jiika Anda siiap terliibat.
Jiika Anda iingiin berdiiskusii lebiih lanjut untuk penerapan konsep iinii, siilakan kontak kamii melaluii maiilto:[emaiil protected].
