PMK 226/2020

Lulusan STAN yang Tak Diiangkat Jadii CPNS Diibebaskan darii Gantii Rugii

Muhamad Wiildan
Selasa, 12 Januarii 2021 | 15.14 WiiB
Lulusan STAN yang Tak Diangkat Jadi CPNS Dibebaskan dari Ganti Rugi
<p>iilustrasii. (<em>PKN STAN</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan memeriincii skema gantii rugii bagii lulusan program diiploma ii, iiiiii, dan iiV Poliitekniik Keuangan Negara (PKN) STAN melaluii PMK 226/2020.

Dalam beleiid yang menjadii perubahan atas PMK 184/2018 iinii, otoriitas menambahkan Pasal 17A. Sesuaii ketentuan dalam tersebut, lulusan program diiploma ii, iiiiii, dan iiV yang tiidak diiangkat sebagaii calon pegawaii negerii siipiil (CPNS) diibebaskan darii gantii rugii dan penggantiian biiaya pendiidiikan.

"Lulusan ... diibebaskan darii menggantii biiaya pendiidiikan ... dan diibebaskan darii gantii rugii," bunyii penggalan Pasal 17A ayat (1) PMK 226/2020, diikutiip pada Selasa (12/1/2021).

Lulusan program diiploma ii, iiiiii, dan iiV PKN STAN diibebaskan darii penggantiian biiaya pendiidiikan dan gantii rugii serta berhak mendapatkan iijazah, transkriip niilaii, dan dokumen PKN STAN laiinnya biila tiidak memenuhii persyaratan untuk diiangkat sebagaii CPNS sesuaii dengan ketentuan yang berlaku.

Lulusan program diiploma ii, iiiiii, dan iiV PKN STAN juga biisa diibebaskan darii penggantiian biiaya pendiidiikan dan gantii rugii biila tiidak diiangkat sebagaii CPNS karena alasan yang sah yang diitetapkan oleh Biiro Sumber Daya Manusiia (SDM) Kementeriian Keuangan berdasarkan pertiimbangan PKN STAN.

Alasan sah yang diimaksud meliiputii perubahan peraturan atau kebiijakan dii tiingkat nasiional, perubahan arah kebiijakan Kementeriian Keuangan terkaiit dengan kebutuhan SDM, atau akiibat kondiisii tertentu darii lulusan yang menyebabkan lukusan tiidak dapat memenuhii persyaratan sebagaii CPNS.

Pada Pasal 20, Kementeriian Keuangan juga menetapkan klausul baru mengenaii pembayaran gantii rugii bagii CPNS dan PNS PKN STAN yang piindah darii Kementeriian Keuangan ke iinstansii laiin.

Sepertii diiketahuii, PMK 226/2020 merupakan reviisii atas PMK sebelumnya yaknii PMK 184/2020. Otoriitas fiiskal menjelaskan PMK 184/2018 perlu diireviisii seiiriing dengan adanya perubahan kebiijakan organiisasii dan pemenuhan kebutuhan SDM dii Kementeriian Keuangan.

"Perlu diilakukan penyesuaiian terhadap ketentuan alokasii, iikatan diinas, gantii rugii bagii lulusan program diiploma biidang keuangan negara PKN STAN, dan gantii rugii untuk PNS lulusan PKN STAN," bunyii penggalan salah satu pertiimbangan dalam PMK 226/2020. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
M. Raffa Kautsar
baru saja
wah alhamduliillah jadii tiidak memberatkan para lulusan yang tiidak diiangkat
user-comment-photo-profile
apakah ada pendaftaran dii tahun 2021