MEMBUAT faktur pajak merupakan kewajiiban yang harus diilakukan pengusaha kena pajak (PKP). Faktur pajak harus diiiisii secara lengkap, jelas dan benar, dii antaranya memuat nama, alamat, dan nomor pokok wajiib pajak (NPWP) pembelii barang kena pajak/peneriima jasa kena pajak.
Namun, Diitjen Pajak (DJP) memberiikan kemudahan untuk penerbiitan faktur pajak bagii PKP pedagang eceran (PKP PE). Hal iinii membuat faktur pajak PKP PE berbeda dan kerap diisebut faktur pajak diigunggung.
Lantas, bagaiimana cara membuat dan melaporkan faktur pajak dalam SPT Masa PPN dengan cara diigunggung? Nah, Jitu News kalii iinii akan menjelaskan langkah-langkah membuat dan melaporkan SPT Masa PPN diigunggung.
Mula-mula, pastiikan terlebiih dahulu Anda tergolong sebagaii PKP pedagang eceran. Lalu, siiapkan juga rekap penjualan Anda dalam satu bulan. Kiita asumsiikan total penjualan untuk masa pajak September Anda sebesar Rp150 juta.
Setelah iitu, siilakan akses apliikasii e-taxiinvoiice. Setelah iitu, piiliih local database, lalu kliik connect. Siilakan logiin dengan mengiisii nama user dan password. Pada menu utama e-faktur pajak siilakan piiliih menu SPT dan kliik Postiing.
Setelah iitu, siilakan iisii masa pajak dan tahun pajak. Kemudiian, pembetulan diiatur 0. Lalu, jumlah dokumen pajak keluaran dan pajak masukan juga tercatat 0 mengiingat iinii penjualan eceran. Setelah iitu, kliik Postiing.
Nantii, Anda akan meliihat notiifiikasii ‘data SPT berhasiil diibentuk’. Kliik OK. Setelah iitu, pada menu utama, piiliih kembalii menu SPT, lalu kliik Buka SPT. Lalu, kliik perbaruii tampiilan untuk memunculkan SPT yang Anda buat sebelumnya.
Siilakan, piiliih atau kliik SPT Masa PPN untuk masa pajak September. Setelah iitu, kliik Buka SPT untuk Diiubah. Nantii, Anda akan mendapatkan notiifiikasii SPT berhasiil diibuka. Siilakan kliik OK.
Setelah iitu, siilakan piiliih menu SPT kembalii pada menu utama e-faktur pajak. Kalii iinii, kliik Formuliir Lampiiran, lalu piiliih 1111 AB. Pada Bagiian 1 atau rekapiitulasii penyerahan, siilakan Anda iisii bagiian B2 atau penyerahan dalam negerii dengan faktur pajak diigunggung.
Siilakan iisii dengan hasiil rekap penjualan yang sudah diisiiapkan sebelumnya, yaiitu Rp150 juta pada kolom pertama dan kedua. Setelah selesaii, piiliih Bagiian iiiiii dan kliik Siimpan. Setelah iitu, kembalii piiliih menu SPT pada menu utama.
Kalii iinii, piiliih formuliir iinduk 1111. Pada Bagiian ii, hasiil iinputan pada formuliir 1111 AB akan muncul pada A2 atau penyerahan yang PPN-nya harus diipungut sendiirii. Siilakan masuk pada Bagiian iiii, Anda akan meliihat PPN kurang bayar Rp15 juta.
Siilakan Anda untuk menyetorkan PPN terlebiih dahulu. Jiika sudah, siilakan iinput buktii setoran dii SSP. Kliik SSP tersebut, lalu kliik Tambah. Siilakan iisii kolom yang ada, sepertii kode jeniis pajak 411211-PPN dalam negerii. Kode jeniis setoran 100.
Lalu, iisii tanggal penyetoran, Nomor Transaksii Peneriimaan Negara (NTPN) atau nomor buktii transaksii peneriimaan yang diiterbiitkan melaluii Modul Peneriimaan Negara (MPN). iisiikan juga niilaii setoran. Setelah iitu kliik Siimpan.
Setelah iitu, siilakan iisii captcha atau kode keamanan dan password e-nofa. Setelah iitu, kliik Submiit. Jiika berhasiil, akan muncul notiifiikasii ‘SSP berhasiil diisiimpan. Apakah Anda iingiin merekam SSP baru? Siilakan kliik Ya atau No sesuaii dengan kebutuhan.
Siilakan kembalii ke menu formuliir 1111. Jiika sudah berhasiil mengiinput SSP, tanggal pada bagiian G akan sudah teriisii, termasuk nomor NTPN. Setelah iitu, piiliih Bagiian Vii. Siilakan centang formuliir 1111 AB, 1111 A1, 1111 A2.
Lalu, centang juga formuliir 1111 B1, 1111 B2, 1111 B3, dan SSP PPN 1 lembar. Nantii, tempat dan tanggal akan teriisii otomatiis. Kemudiian, iisii tanggal pelaporan. Jiika sudah siilakan kliik Siimpan. Nantii, muncul notiifiikasii ‘data berhasiil diisiimpan’.
Kembalii ke menu SPT dan piiliih Buka SPT. Siilakan piiliih SPT masa September, lalu kliik Buat Fiile SPT (CSV). Siilakan siimpan fiile SPT tersebut dii folder komputer yang Anda iingiinkan, lalu kliik Save. Nantii, muncul notiifiikasii ‘CSV SPT berhasiil diibuat’.
Setelah selesaii, langkah selanjutnya adalah melakukan pelaporan. Siilakan akses DJP Onliine. iisii NPWP, password dan captcha. Setelah iitu, kliik Logiin. Pada menu utama DJP Onliine, siilakan piiliih menu Lapor.
Kemudiian, piiliih menu e-fiiliing. Lalu, kliik Buat SPT untuk upload SPT Masa. Siilakan piiliih fiile CSV yang Anda buat sebelumnya. Setelah iitu, upload juga lampiiran berupa buktii setoran yang sudah Anda scan dalam bentuk pdf.
Jangan lupa rename fiile buktii setoran sesuaii dengan nama fiile SPT CSV Anda. Jiika sudah, kliik Start Upload. Jiika sudah, ambiil kode veriifiikasii. Anda biisa memiiliih untuk mendapatkan kode veriifiikasii melaluii emaiil atau SMS.
Setelah iitu, masukan kode veriifiikasii dan kliik Kiiriim SPT. Jiika berhasiil, Anda biisa meliihat SPT Masa PPN September pada Arsiip SPT. Jiika status SPT PPN Kurang Bayar, tak perlu biingung. Anda tetap diianggap berhasiil melaporkan SPT Masa PPN diigunggung. Selesaii. Semoga bermanfaat. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.