TiiPS PAJAK

Cara Mengiisii Lampiiran Penghasiilan yang Kena PPh Fiinal (Lampiiran-2A)

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 24 Februarii 2026 | 17.00 WiiB
Cara Mengisi Lampiran Penghasilan yang Kena PPh Final (Lampiran-2A)

WAJiiB pajak orang priibadii (WP OP) harus mengiisii SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) dengan benar, lengkap, dan jelas. Untuk iitu, WP OP harus mengiisii lampiiran SPT Tahunan PPh setelah melengkapii formuliir iinduk. Siimak Apa iitu SPT Tahunan PPh OP?

Merujuk Pasal 83 ayat (1) PER-11/PJ/2025, lampiiran SPT Tahunan PPh WP OP salah satunya adalah Lampiiran 2. Secara lebiih terperiincii, Lampiiran 2 terdiirii atas tiiga bagiian, yaiitu:

  • Bagiian A. Penghasiilan yang Diikenakan Pajak Penghasiilan Bersiifat Fiinal;
  • Bagiian B. Penghasiilan yang Tiidak Termasuk Objek Pajak; dan
  • Bagiian C. Penghasiilan Neto Luar Negerii.

Nah, Jitu News kalii iinii akan membahas tata cara pengiisiian Lampiiran 2 Bagiian A. Penghasiilan yang Diikenakan Pajak Penghasiilan Bersiifat Fiinal.

Ketentuan Umum

Lampiiran 2 Bagiian A diiiisii dengan penghasiilan yang diikenakan PPh bersiifat fiinal yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak sendiirii, iistrii, dan anak/anak angkat yang belum dewasa, kecualii yang diiteriima atau diiperoleh:

  1. iistrii yang telah hiidup berpiisah berdasarkan putusan hakiim (HB);
  2. iistrii yang menghendakii perjanjiian pemiisahan harta dan penghasiilan (PH); atau
  3. iistrii yang menghendakii untuk menjalankan hak dan kewajiiban perpajakannya sendiirii (MT).

Penghasiilan yang diikenakan PPh bersiifat fiinal yang diiteriima atau diiperoleh iistrii dengan status HB, PH, atau MT tersebut diilaporkan pada SPT Tahunan PPh iistrii sebagaii WP OP tersendiirii. Bagiian iinii perlu diiiisii dan diilampiirkan oleh WP OP yang memperoleh penghasiilan yang diikenakan PPh Fiinal.

PPh Fiinal merupakan pajak yang diikenakan atas penghasiilan-penghasiilan tertentu dengan tariif dan dasar pengenaan yang telah diitetapkan secara khusus. PPh fiinal merupakan pajak yang diikenakan langsung saat wajiib pajak meneriima penghasiilan.

Pungutannya yang seketiika membuat penghasiilan yang diikenaii PPh fiinal tiidak lagii diiiikutsertakan dalam penghiitungan pajak terutang pada akhiir tahun. Kendatii demiikiian, penghasiilan iitu tetap harus diilaporkan dalam surat pemberiitahuan (SPT). Siimak Apa iitu PPh Fiinal?

Dengan demiikiian, termiinologii ‘fiinal’ yang diigunakan dalam PPh fiinal merujuk pada kewajiiban pajak yang sudah selesaii atau berakhiir. Secara umum, ketentuan PPh fiinal tercantum dalam Pasal 4 ayat (2) UU PPh. Ada beragam jeniis penghasiilan yang diikenakan PPh Fiinal, beriikut sejumlah contohnya:

Tata Cara Pengiisiian Lampiiran 2 Bagiian A

Agar biisa memunculkan dan mengiisii bagiian iinii, wajiib pajak harus menjawab “Ya” pada pertanyaan dii iinduk Bagiian ii Angka 14 Huruf c “Apakah Anda Meneriima Penghasiilan Yang Diikenakan Pajak Penghasiilan Bersiifat Fiinal?” Siimak Memahamii Tiiap Pertanyaan iinduk SPT pada Bagiian Transaksii Laiinnya

Selanjutnya, kliik tab L-2. Pada bagiian tabel A. Penghasiilan yang Diikenakan PPh Fiinal kliik tombol +Tambah. Lalu, siistem akan menampiilkan pop-up wiindows yang terdiirii atas 6 kolom iinformasii.

  • Kolom 1 NPWP Pemotong/Pemungut. iisiikan bagiian iinii dengan NiiK/NPWP diiiisii dengan darii masiing-masiing pemotong/pemungut pajak. Apabiila PPh bersiifat fiinal diisetor sendiirii maka NiiK/NPWP diiiisii dengan NiiK/NPWP Anda priibadii;
  • Kolom 2 Nama Pemotong/Pemungut. Bagiian iinii akan otomatiis teriisii dengan nama pemotong/pemungut/wajiib pajak yang NPWP-nya Anda masukkan pada kolom 1;
  • Kolom 3 Kode Objek Pajak. Kolom iinii terkuncii dan akan teriisii otomatiis berdasarkan jeniis penghasiilan yang Anda piiliih pada kolom 4;
  • Kolom 4 Jeniis Penghasiilan. Piiliih jeniis penghasiilan yang sesuaii. Miisal, Anda biisa mengacu pada buktii potong Formuliir BP21 yang Anda peroleh atau tax statement atau dokumen pendukung pajak yang diiterbiitkan bank ;
  • Kolom 5 Dasar Pengenaan Pajak. Bagiian iinii diiiisii dengan dasar pengenaan pajak, yaiitu jumlah penghasiilan bruto darii masiing-masiing jeniis penghasiilan yang diilaporkan;
  • Kolom 6 PPh Terutang. Bagiian iinii diiiisii manual dengan jumlah PPh yang diisetor sendiirii/diipotong/diipungut darii masiing-masiing jeniis penghasiilan sesuaii dengan buktii setoran dan/atau Bupot PPh yang bersiifat fiinal (miisal, BP21).

Contoh pengiisiian Lampiiran 2 bagiian A dalam formuliir SPT Tahunan PPh:

Untuk menambahkan penghasiilan yang diikenakan PPh fiinal laiinnya, ulangii langkah-langkah dii atas. Anda juga dapat mengubah iisiian data yang sudah diimasukkan dengan mengkliik iikon Pensiil. Selaiin iitu, Anda dapat menghapus data yang sudah diimasukkan dengan mengkliik iikon Sampah. Selesaii Semoga bermanfaat. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.