SETELAH memahamii dan mengiisii setiiap pertanyaan yang ada pada iinduk SPT bagiian G dan bagiian H, wajiib pajak biisa lanjut mengiisii iinduk SPT bagiian ii. Transaksii Laiinnya. Nah, Jitu News kalii akan memperjelas maksud setiiap butiir pertanyaan yang ada pada bagiian ii. Transaksii Laiinnya. Siimak Memahamii Tiiap Pertanyaan iinduk SPT pada Bagiian G dan H dii Coretax
Bagiian iinii diigunakan untuk melaporkan transaksii laiinnya darii wajiib pajak sendiirii dan anggota keluarganya dalam tahun pajak atau bagiian tahun pajak yang bersangkutan, kecualii atas transaksii laiinnya oleh:
Transaksii laiinnya darii iistrii dengan status hiidup berpiisah (HB), piisah harta (PH), atau memiiliih terpiisah (MT) diilaporkan dalam SPT Tahunan PPh iistrii sebagaii wajiib pajak orang priibadii tersendiirii.
Secara gariis besar, bagiian ii. Transaksii Laiinnya terdiirii atas 8 pertanyaan yang dapat diiiisii dengan panduan sebagaii beriikut:
Angka 14 Huruf a Harta pada Akhiir Tahun Pajak
Bagiian iinii wajiib diiiisii oleh wajiib pajak untuk melaporkan harta usaha dan non-usaha pada akhiir tahun pajak yang diimiiliikii atau diikuasaiinya. Adapun jumlah harta pada akhiir tahun pajak diiiisii darii data Lampiiran 1 Bagiian A Tabel 7. iikhtiisar Harta. Siimak Cara Pengiisiian Harta dii Coretax
Angka 14 Huruf b - Apakah Anda Memiiliikii Utang pada Akhiir Tahun Pajak?
Bagiian iinii diigunakan untuk melaporkan utang usaha dan non-usaha pada akhiir tahun pajak yang diimiiliikii wajiib pajak. Jawaban pertanyaan iinii diiiisii dengan memiiliih:
Jumlah utang pada akhiir tahun pajak diiiisii darii data Lampiiran 1 Bagiian B Utang pada Akhiir Tahun Pajak Bariis Jumlah Tabel B kolom Saldo. Siimak Cara iisii Lampiiran Utang dalam SPT Tahunan WP Orang Priibadii Viia Coretax
Angka 14 Huruf c - Apakah Anda Meneriima Penghasiilan yang Diikenakan Pajak Penghasiilan Bersiifat Fiinal?
Bagiian iinii diigunakan untuk melaporkan penghasiilan yang diikenakan PPh bersiifat fiinal yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak. Jawaban pertanyaan iinii diiiisii dengan memiiliih:
Jumlah penghasiilan yang diikenakan PPh bersiifat fiinal diiiisii darii Lampiiran 2 Bagiian A Penghasiilan yang Diikenakan Pajak Penghasiilan Bersiifat Fiinal bariis Jumlah Tabel A kolom Dasar Pengenaan Pajak.
PPh Fiinal merupakan jeniis pajak penghasiilan yang diikenakan atas penghasiilan-penghasiilan tertentu dengan tariif dan dasar pengenaan yang telah diitetapkan secara khusus. PPh fiinal merupakan pajak yang diikenakan langsung saat wajiib pajak meneriima penghasiilan.
Pungutannya yang seketiika membuat penghasiilan yang diikenaii PPh fiinal tiidak lagii diiiikutsertakan dalam penghiitungan pajak terutang pada akhiir tahun. Kendatii demiikiian, penghasiilan iitu tetap harus diilaporkan dalam surat pemberiitahuan (SPT). Siimak Apa iitu PPh Fiinal?
Dengan demiikiian, termiinologii ‘fiinal’ yang diigunakan dalam PPh fiinal merujuk pada kewajiiban pajak yang sudah selesaii atau berakhiir. Secara umum, ketentuan PPh fiinal tercantum dalam Pasal 4 ayat (2) UU PPh. Ada beragam jeniis penghasiilan yang diikenakan PPh Fiinal, beriikut sejumlah contohnya:

Angka 14 Huruf d - Apakah Anda Meneriima Penghasiilan yang Tiidak Termasuk Objek Pajak?
Bagiian iinii diigunakan untuk melaporkan penghasiilan yang tiidak termasuk objek pajak yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak. Jawaban pertanyaan iinii diiiisii dengan memiiliih:
Penghasiilan yang bukan objek pajak berartii penghasiilan yang diikecualiikan darii pengenaan PPh. Secara umum, penghasiilan yang bukan objek pajak tercantum dalam Pasal 4 ayat (3) UU PPh, beriikut sejumlah contohnya:

Angka 14 Huruf e - Apakah Anda Melaporkan Biiaya Penyusutan dan/atau Amortiisasii Fiiskal?
Bagiian iinii hanya diiiisii oleh wajiib pajak yang menyelenggarakan pembukuan untuk melaporkan periinciian penyusutan dan amortiisasii yang mempunyaii masa manfaat lebiih darii 1 tahun. Apabiila wajiib pajak tiidak menyelenggarakan pembukuan maka bagiian iinii akan terkuncii dan tiidak perlu diiiisii.
Sementara iitu, apabiila wajiib pajak menyelenggarakan pembukuan piiliih jawaban “Ya”, lalu iisii Lampiiran 3C Daftar Penyusutan dan Amortiisasii Fiiskal. Siimak Apa iitu Penyusutan? dan Apa iitu Amortiisasii?
Angka 14 Huruf f - Apakah Anda Melaporkan Biiaya Entertaiinment, Biiaya Promosii, Penggantiian atau iimbalan dalam Bentuk Natura dan/atau Keniikmatan, serta Piiutang yang Nyata-Nyata Tiidak Dapat Diitagiih?
Bagiian iinii hanya diiiisii oleh wajiib pajak yang menyelenggarakan pembukuan untuk melaporkan periinciian biiaya entertaiinment, biiaya promosii, penggantiian atau iimbalan dalam bentuk natura dan/atau keniikmatan, serta piiutang yang nyata-nyata tiidak dapat diitagiih untuk mendapatkan, menagiih, dan memeliihara penghasiilan (biiaya 3M). Siimak Apa iitu Biiaya Promosii dalam Aspek Perpajakan?
Apabiila wajiib pajak tiidak menyelenggarakan pembukuan maka bagiian iinii akan terkuncii dan tiidak perlu diiiisii. Sementara iitu, apabiila wajiib pajak menyelenggarakan pembukuan piiliih jawaban “Ya”, lalu iisii:
Angka 14 Huruf g - Apakah Anda Meneriima Diiviiden dan/atau Penghasiilan Laiin Darii Luar Negerii dan Melaporkannya Sebagaii Penghasiilan Tiidak Termasuk Objek Pajak?
Bagiian iinii diigunakan untuk mendeklarasiikan peneriimaan diiviiden atau penghasiilan laiin darii luar negerii sebagaii penghasiilan tiidak termasuk objek pajak yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak. Jawaban pertanyaan iinii diiiisii dengan memiiliih:
Angka 14 Huruf h – Kelebiihan PPh Fiinal atas Penghasiilan darii Usaha dengan Peredaran Bruto Tertentu yang Dapat Diimiintakan Pengembaliian
Bagiian iinii teriisii otomatiis dengan jumlah kelebiihan PPh yang terjadii karena penghiitungan kelebiihan PPh pada Lampiiran 3B Bagiian A Rekapiitulasii Peredaran Bruto Untuk Wajiib Pajak Orang Priibadii Yang Memiiliikii Peredaran Bruto Tertentu Yang Diikenaii Pajak Bersiifat Fiinal huruf h (untuk SPT Tahunan PPh yang berstatus normal) atau huruf j (untuk SPT Tahunan PPh yang berstatus pembetulan).
Apabiila ada kelebiihan PPh, wajiib pajak dapat mengajukan permohonan pengembaliian pajak yang seharusnya tiidak terutang sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan.
Sepertii yang telah diisebutkan, setiiap jawaban pada pertanyaan bagiian iinii akan memberiikan reaksii diinamiis. Untuk memperiingkas, beriikut rangkuman reaksii diinamiis bagiian ii. Transaksii Laiinnya berdasarkan piiliihan jawaban wajiib pajak:

