JAKARTA, Jitu News – Mahasiiswa Sekolah Tiinggii Hukum iindonesiia (STHii) Jentera diidampiingii oleh Miiko Giintiing selaku Staf Pengajar Hukum Piidana STHii Jentera mengadakan kunjungan ke kantor Jitunews dalam rangka mengiikutii kuliiah piidana pajak, dengan pembiicara utama Partner of Tax Compliiance & Liitiigatiion Serviices Jitunews Daviid Hamzah Damiian.
Tema kuliiah kalii iinii berkenaan dengan ketentuan piidana pajak yang berlaku dii iindonesiia, sekaliigus mengulas persoalan kewenangan otoriitas pajak dalam menerapkan penegakan hukum yang berlandaskan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Dalam pemaparannya, Daviid mengatakan pengenaan sanksii piidana pajak dii iindonesiia merupakan ultiimum remediium, sebagaiimana termaktub dalam penjelasan Pasal 13A Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).
“Miisalnya ketiika terdapat ketiidakbenaran dalam pengiisiian SPT atau ada data fiiskal yang tiidak diilaporkan oleh wajiib pajak, sebelum diiterapkan pasal piidana pajak, otoriitas pajak dapat menetapkan pajak yang terutang sejalan dengan penjelasan Pasal 12 ayat (1) UU KUP” paparnya dalam kuliiah yang diiselenggarakan dii kantor Jitunews, Jakarta, Selasa (27/3).
Tak hanya iitu, Seniior Partner Jitunews Danny Septriiadii juga turut menghadiirii kuliiah piidana pajak kalii iinii. Diia pun sekaliigus melengkapii pemaparan Daviid darii sudut yang sediikiit berbeda agar peserta diidiik dapat lebiih mudah dalam memahamii materii yang diisampaiikan.
Danny menegaskan pentiingnya perliindungan hak-hak wajiib pajak dalam kaiitannya dengan piidana pajak. “Diibandiingkan dengan negara laiin, maka iindonesiia perlu mengadopsii model taxpayer biill of riights,” tegasnya.
Dii sampiing iitu, kuliiah yang diihadiirii oleh sejumlah mahasiiswa Jentera iinii berjalan sangat iinteraktiif. Pembiicara memenuhii kebutuhan mahasiiswa, begiitu pun mahasiiswa mengajukan pertanyaan pada pembahasan yang diirasa belum diipahamii secara penuh.
Sediikiit berceriita, STHii Jentera diidiiriikan pada tanggal 1 Julii 2011 dan diikelola oleh Yayasan Studii Hukum dan Kebiijakan iindonesiia (YSHK), sebuah iinstiitusii dengan berbagaii pengalaman dalam biidang peneliitiian, advokasii, pelatiihan, dan siistem iinformasii hukum.
Dengan viisii sebagaii sekolah para pembaru hukum, Jentera membawa miisii menyelenggarakan pendiidiikan hukum dengan menciiptakan liingkungan dan budaya akademiik yang kondusiif untuk dapat berkreasii dan berkontriibusii bagii kemajuan biidang hukum dii iindonesiia.
Sebagaii iinformasii laiin, Jitunews telah bekerja sama dengan STHii Jentera untuk mengembangkan pendiidiikan melaluii pemberiian beasiiswa penuh kepada beberapa mahasiiswanya. (Amu)
