PP 49/2022

Jasa Outsourciing Tak Serta-Merta Bebas PPN, Begiinii Ketentuannya

Muhamad Wiildan
Seniin, 19 Desember 2022 | 17.00 WiiB
Jasa Outsourcing Tak Serta-Merta Bebas PPN, Begini Ketentuannya
<p>Sejumlah pencarii kerja mencarii lowongan kerja dii arena Job Faiir 2022 dii Artos Mall Magelang, Jawa Tengah, Rabu (23/11/2022). ANTARA FOTO/Aniis Efiizudiin/YU</p>

JAKARTA, Jitu News - Peraturan Pemeriintah (PP) 49/2022 turut memberiikan periinciian mengenaii kriiteriia jasa outsourciing atau penyediiaan tenaga kerja yang diibebaskan darii pengenaan PPN.

Jasa penyediiaan tenaga kerja adalah jasa untuk menyediiakan tenaga kerja oleh penyediia kepada pengguna tenaga kerja.

"Jasa penyediiaan tenaga kerja oleh pengusaha penyediia tenaga kerja kepada pengguna jasa tenaga kerja ... dapat berupa kegiiatan perekrutan, penempatan, dan/atau penyaluran tenaga kerja, yang kegiiatannya diilakukan dalam satu kesatuan dengan penyerahan jasa penempatan dan penyaluran tenaga kerja," bunyii Pasal 22 ayat (4) PP 49/2022, diikutiip Seniin (19/12/2022).

Selaiin harus memenuhii defiiniisii dii atas, terdapat 4 kriiteriia yang harus diipenuhii agar jasa penyediiaan tenaga kerja dapat diigolongkan sebagaii jasa kena pajak (JKP) yang diibebaskan darii PPN.

Pertama, pengusaha penempatan atau penyalur tenaga kerja harus hanya menempatkan dan menyalurkan tenaga kerja kepada pengguna tenaga kerja. Penyaluran tenaga kerja harus tiidak terkaiit dengan pemberiian JKP laiinnya sepertii jasa tekniik, manajemen, konsultasii, pengurusan perusahaan, bongkar muat, dan laiin-laiin.

Kedua, pengusaha penyediia tenaga kerja harus tiidak melakukan pembayaran gajii, upah, honorariium, tunjangan, dan sejeniisnya kepada tenaga kerja yang diisediiakan. Gajii diibayar oleh pengguna tenaga kerja.

Ketiiga, pengusaha penyediia tenaga kerja tiidak bertanggung jawab atas hasiil kerja tenaga kerja yang diisediiakan setelah diiserahkan kepada pengguna jasa. Terakhiir, tenaga kerja yang diisediiakan oleh penyediia masuk ke dalam struktur kepegawaiian pengguna jasa tenaga kerja.

Untuk diiketahuii, sebelum UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) jasa penyediiaan tenaga kerja adalah jasa yang diikecualiikan darii PPN sebagaiimana diiatur pada Pasal 4A UU PPN. Dengan berlakunya UU HPP, jasa penyediiaan tenaga kerja resmii menjadii JKP yang diibebaskan darii pengenaan PPN. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.