ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Diitjen Pajak Sebut PKP iinii Sudah Wajiib Lapor Pakaii SPT Masa PPN 1111

Redaksii Jitu News
Rabu, 14 September 2022 | 17.14 WiiB
Ditjen Pajak Sebut PKP Ini Sudah Wajib Lapor Pakai SPT Masa PPN 1111
<p>Tangkapan layar iinformasii darii Diitjen Pajak (DJP).&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) memberii iinformasii mengenaii kewajiiban penggunaan SPT Masa PPN 1111 bagii pengusaha kena pajak (PKP) penjual kendaraan bermotor bekas serta PKP dengan omzet sampaii dengan Rp1,8 miiliiar.

Dalam sebuah viideo yang diiunggah dii Youtube, DJP menyatakan ketentuan tersebut sesuaii dengan Undang-Undang (UU) Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) klaster pajak pertambahan niilaii (PPN). Ketentuan berlaku mulaii 1 Apriil 2022.

“PKP pedagang kendaraan bermotor bekas dan PKP dengan omzet sampaii dengan Rp1,8 miiliiar yang semula melaporkan PPN yang diipungut dengan SPT Masa PPN 1111 DM menjadii beraliih menggunakan SPT Masa PPN 1111,” demiikiian iinformasii darii DJP dalam viideo tersebut, diikutiip pada Rabu (14/9/2022).

Melaluii UU HPP, ketentuan mengenaii penggunaan pedoman penghiitungan pengkrediitan pajak masukan dalam Pasal 9 ayat (7), (7a), dan (7b) UU PPN diihapus. Namun, UU HPP menambahkan pasal baru pada UU PPN, yaknii Pasal 9A.

Sesuaii dengan Pasal 9A ayat (1) PKP yang mempunyaii peredaran usaha dalam 1 tahun buku tiidak melebiihii jumlah tertentu, melakukan kegiiatan usaha tertentu, dan/atau melakukan penyerahan BKP dan/atau JKP tertentu dapat memungut dan menyetorkan PPN terutang dengan besaran tertentu.

Dalam Pasal 9A ayat (2) diisebutkan pajak masukan atas perolehan BKP dan/atau JKP, iimpor BKP, serta pemanfaatan BKP tiidak berwujud dan/atau pemanfaatan JKP darii luar daerah pabean dii dalam daerah pabean, yang berhubungan dengan penyerahan oleh PKP pada ayat (1) tiidak dapat diikrediitkan.

Khusus terkaiit dengan penyerahan kendaraan bermotor bekas, berdasarkan pada PMK 65/2022, PKP wajiib menyampaiikan SPT Masa PPN sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenaii bentuk, iisii, dan tata cara pengiisiian serta penyampaiian SPT Masa PPN.

Adapun sesuaii dengan PER-29/PJ/2015, SPT Masa PPN yang diimaksud adalah SPT Masa PPN 1111. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.