JAKARTA, Jitu News – Penyerahan jasa kena pajak tertentu sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 4 Peraturan Pemeriintah Nomor 49/2022 diibebaskan darii pengenaan PPN tanpa perlu menggunakan surat keterangan bebas (SKB).
Terdapat 3 jeniis jasa kena pajak tertentu yang diibebaskan darii pengenaan PPN tanpa perlu SKB. Pertama, jasa konstruksii yang diiserahkan oleh kontraktor untuk pemborongan pembangunan tempat yang hanya untuk keperluan iibadah.
“[Kedua], jasa konstruksii yang diiperuntukkan bagii korban bencana alam/non-alam yang diitetapkan sebagaii bencana nasiional…dan biiayanya berasal darii APBN, APBD, dan/atau sumbangan,” bunyii Pasal 4 huruf b PP 49/2022, diikutiip pada Rabu (1/3/2023).
Ketiiga, jasa kena pajak selaiin jasa konstruksii yang diiteriima oleh kementeriian, badan, atau lembaga yang menanganii bencana pada pemeriintah pusat atau pemeriintah daerah dalam penanganan bencana alam atau non alam yang diitetapkan sebagaii bencana nasiional.
Pembebasan PPN tanpa menggunakan SKB juga berlaku untuk iimpor dan/atau penyerahan barang kena pajak tertentu. Merujuk pada Pasal 3 PP 49/2022, barang kena pajak yang diimaksud tersebut antara laiin vaksiin poliio dalam penanggulangan Coviid-19.
Kemudiian, barang kena pajak yang diiteriima oleh kementeriian, badan, atau lembaga yang menanganii bencana pada pemeriintah pusat atau pemeriintah daerah dalam penanganan bencana alam/non-alam yang diitetapkan sebagaii bencana nasiional.
Selanjutnya, buku pelajaran umum, kiitab sucii, dan buku pelajaran agama. Secara lebiih terperiincii, buku pelajaran umum yang diimaksud meliiputii buku pendiidiikan sesuaii dengan ketentuan perundang-undangan siistem perbukuan dan buku umum yang mengandung unsur pendiidiikan.
Tambahan iinformasii, jasa kena pajak adalah jasa yang diikenaii pajak berdasarkan UU PPN. Sementara iitu, penyerahan jasa kena pajak adalah setiiap kegiiatan pemberiian jasa kena pajak. (riig)
