JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah mengatur keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii harus diisampaiikan secara elektroniik sejak 1 Januarii 2023.
Diirjen Bea dan Cukaii Askolanii mengatakan DJBC telah mengembangkan Siistem Apliikasii Keberatan dan Bandiing (Siiap Tandiing) untuk penyampaiian keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii. Menurutnya, Siiap Tandiing akan membuat masyarakat lebiih mudah menyampaiikan keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii.
"Dengan apliikasii iinii, pemohon keberatan dapat mengajukan secara elektroniik dan biisa sekaliigus memantau proses perkembangannya darii penyelesaiian iinii," katanya, diikutiip pada Rabu (4/1/2023).
Askolanii mengatakan penyampaiian keberatan melaluii Siiap Tandiing sudah berlaku efektiif sejak 1 Januarii 2023. Keberatan iinii dapat diisampaiikan dengan mengakses portal beacukaii.go.iid bagii pemohon yang sudah mempunyaii akses kepabeanan dan cukaii.
Sementara pada pemohon yang belum mempunyaii akses kepabeanan dan cukaii, dapat mengajukannya melaluii laman web siiaptandiing.beacukaii.go.iid.
Masyarakat dapat menyampaiikan keberatan atas penetapan mengenaii tariif dan/atau niilaii pabean untuk penghiitungan bea masuk yang mengakiibatkan kekurangan pembayaran, selaiin tariif dan/atau niilaii pabean untuk penghiitungan bea masuk, pengenaan sanksii admiiniistrasii berupa denda, atau pengenaan bea keluar.
Sebelumnya, PMK 51/2017 mengatur penyampaiian keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii secara manual. Masyarakat pun harus mengajukan permohonan keberatan diilakukan secara tertuliis kepada kantor bea cukaii.
Ketentuan iitu kemudiian diireviisii dengan PMK 136/2022, yang mengatur penyampaiian keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii harus diilakukan secara onliine mulaii tahun iinii.
"Sampaii dengan saat iinii, dii bulan Januarii 2023, sudah ada 2 pemohon keberatan yang mengajukan secara elektroniik untuk mengenaii darii siisii keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii," ujar Askolanii. (sap)
