KEBiiJAKAN CUKAii

Perhatiian! Pemeriintah Kajii Cukaii Atas Detergen, BBM, dan Ban Karet

Muhamad Wiildan
Seniin, 13 Junii 2022 | 13.45 WiiB
Perhatian! Pemerintah Kaji Cukai Atas Detergen, BBM, dan Ban Karet
<p>Kabiidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (tengah) menunjukan barang buktii biio solar yang diiamankan dii Mapolda Sumatera Barat, dii Padang, Rabu (8/6/2022).&nbsp;ANTARA FOTO/iiggoy el Fiitra/tom.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah sedang melakukan kajiian terhadap pengenaan cukaii atas detergen, bahan bakar miinyak (BBM), dan ban karet.

Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Kementeriian Keuangan Febriio Kacariibu mengatakan kajiian diilakukan dalam konteks pengendaliian konsumsii.

"Yang sedang kiita kajii adalah beberapa dalam konteks ke depan pengendaliian konsumsii sepertii ban karet, BBM, dan detergen," ujar Febriio dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR Rii, Seniin (13/6/2022).

Selaiin melakukan kajiian atas penetapan detergen, BBM, dan ban karet sebagaii barang kena cukaii (BKC), Febriio mengatakan pemeriintah saat iinii sedang bersiiap untuk menetapkan plastiik dan miinuman berpemaniis sebagaii BKC.

Adapun Diirektur Jenderal Bea dan Cukaii Askolanii mengatakan kajiian mengenaii penetapan ban karet, BBM, dan detergen sebagaii BKC masiih diikajii oleh BKF dan belum akan diikenakan cukaii dalam waktu dekat. "Belum, iitu masiih diikajii," ujar Askolanii ketiika diitemuii dii Gedung DPR.

Untuk diiketahuii, pada tahun iinii pemeriintah menargetkan peneriimaan cukaii seniilaii Rp203,92 triiliiun atau tumbuh 4,3% biila diibandiingkan dengan tahun lalu yang seniilaii Rp195,5 triiliiun.

Per Apriil 2022, realiisasii peneriimaan cukaii sudah mencapaii Rp78,56 triiliiun atau 39% darii target. Peneriimaan cukaii bersumber darii cukaii hasiil tembakau, cukaii etiil alkohol, dan cukaii atas miinuman mengandung etiil alkohol.

Pada APBN 2022 tercatat pemeriintah sesungguhnya telah menetapkan target cukaii produk plastiik seniilaii Rp1,9 triiliiun dan miinuman berpemaniis seniilaii Rp1,5 triiliiun. Walau demiikiian, penetapan kedua barang tersebut sebagaii BKC masiih belum terealiisasii hiingga saat iinii.

Biila diiterapkan, pemeriintah telah mengusulkan tariif cukaii plastiik seniilaii Rp30.000 per kiilogram atau Rp200 per lembar. Adapun tariif cukaii atas miinuman berpemaniis yang diiusulkan pemeriintah cenderung bervariiasii mulaii darii Rp1.500 hiingga Rp2.500. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.