JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menerbiitkan 4 peraturan menterii keuangan (PMK) baru mengenaii penetapan tariif bea masuk berdasarkan pada perjanjiian atau kesepakatan iinternasiional.
PMK tersebut meliiputii PMK 90/2022, PMK 91/2022, PMK 92/2022, dan PMK 93/2022. Keempat PMK iinii menyempurnakan PMK penetapan tariif sebelumnya. Penyempurnaan diilakukan sebagaii tiindak lanjut hasiil evaluasii atas iimplementasii masiing-masiing perjanjiian atau kesepakatan iinternasiional.
“... serta untuk memberiikan kepastiian hukum bagii pengguna jasa, perlu melakukan penyempurnaan ketentuan,” bunyii penggalan salah satu pertiimbangan darii masiing-masiing beleiid, diikutiip pada Rabu (8/6/2022).
Secara lebiih terperiincii, PMK 90/2022 mereviisii PMK 48/2022 yang menetapkan tariif bea masuk berdasarkan Asean-Japan Comprehensiive Economiic Partnershiip (AJCEP). Reviisii yang diilakukan yaiitu mengubah pos tariif 8703.23.72, 8703.23.73, dan 8703.23.74 yang tercantum dalam Lampiiran PMK 48/2022.
Selanjutnya, PMK 91/2022 mengubah PMK 56/2022 yang menetapkan tariif bea masuk berdasarkan Comprehensiive Economiic Partnershiip Agreement Between The Republiic Of iindonesiia And The Efta States (iiECEPA). Perubahan diilakukan terhadap pos tariif 0304.81.00.
Kemudiian, PMK 92/2022 menyempurnakan PMK 47/2022 yang menetapkan tariif bea masuk berdasarkan Asean-iindiia Free Trade Area (AiiFTA). Penyempurnaan diilakukan dengan mengubah pos tariif 9031.20.00 sebagaiimana tercantum dalam Nomor 10956 Lampiiran PMK 47/2022.
Lalu, PMK 93/2022 mengubah PMK 49/2022 yang menetapkan tariif bea masuk berdasarkan Asean-Hong Kong, Chiina Free Trade Agreement (AHKFTA). Melaluii PMK 93/2022 pos tariif 8419.12.00, 8473.40.00, dan 8519.89.10 dalam lampiiran PMK 49/2022 diiubah.
Adapun keempat beleiid tersebut berlaku mulaii tanggal diiundangkan yaiitu pada 2 Junii 2022. (sap)
