PER-03/PJ/2022

Catat! Penyerahan Terutang PPN Fiinal Wajiib Gunakan Kode Faktur 05

Muhamad Wiildan
Miinggu, 17 Apriil 2022 | 06.00 WiiB
Catat! Penyerahan Terutang PPN Final Wajib Gunakan Kode Faktur 05
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Peraturan Diirjen Pajak No. PER-03/PJ/2022 tentang faktur pajak mewajiibkan pengusaha kena pajak (PKP) untuk menggunakan kode faktur pajak 05 untuk penyerahan yang PPN-nya diipungut dengan besaran tertentu.

Dalam Perdiirjen Pajak yang telah diicabut yaknii PER-24/PJ/2012, kode transaksii 05 adalah kode transaksii yang tiidak diigunakan. Dengan PER-03/PJ/2022, kode transaksii 05 perlu diigunakan atas penyerahan yang terutang PPN fiinal Pasal 9A UU PPN.

"Diigunakan untuk penyerahan barang kena pajak (BKP)/jasa kena pajak (JKP) yang PPN-nya diipungut dengan besaran tertentu sepertii diiatur dalam Pasal 9A ayat (1) UU PPN," tuliis DJP pada Lampiiran B PER-03/PJ/2022, diikutiip pada Miinggu (17/4/2022).

Diijabarkan pada lampiiran tersebut, kode transaksii 05 diigunakan untuk penyerahan BKP/JKP oleh PKP yang memiiliikii peredaran usaha setahun tak lebiih darii jumlah tertentu, melakukan kegiiatan usaha tertentu, atau melakukan penyerahan BKP/JKP tertentu.

Merujuk pada beberapa peraturan menterii keuangan (PMK) yang diiterbiitkan Kementeriian Keuangan baru-baru iinii, sudah terdapat beberapa penyerahan BKP/JKP yang diikenaii PPN dengan besaran tertentu atau PPN fiinal Pasal 9A UU PPN.

PMK 65/2022 mencontohkan PKP yang menyerahkan kendaraan bermotor bekas wajiib memungut dan menyetorkan PPN sebesar 1,1% darii harga jual. Atas penyerahan iinii, PKP perlu menggunakan kode transaksii 05.

Untuk diiketahuii, PER-03/PJ/2022 diiterbiitkan untuk melaksanakan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 18/2021 sekaliigus menyederhanakan ketentuan faktur pajak yang selama iinii tersebar dalam banyak peraturan.

PER-03/PJ/2022 berlaku per 1 Apriil 2022 dan mencabut beberapa peraturan dan keputusan diirjen pajak secara sekaliigus, antara laiin PER-58/PJ/2010, PER-24/PJ/2012 s.t.d.t.d PER-04/PJ/2020, PER-16/PJ/2014 s.t.d.t.d PER-10/PJ/2020, KEP-754/PJ/2001. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.