SELEBRiiTAS

Penghasiilan Deddy Corbuziier Rp5 M, Srii Mulyanii: Pajak Kamu Naiik 5%

Diian Kurniiatii
Jumat, 07 Januarii 2022 | 09.30 WiiB
Penghasilan Deddy Corbuzier Rp5 M, Sri Mulyani: Pajak Kamu Naik 5%
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii dalam siiniiar Deddy Corbuziier. <em>(tangkapan layar)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - iinfluencer Deddy Corbuziier diiiingatkan mengenaii tariif pajak penghasiilan (PPh) orang priibadii yang kiinii naiik darii 30% menjadii 35% atas penghasiilan kena pajak dii atas Rp5 miiliiar.

'Periingatan' iitu diisampaiikan Menterii Keuangan Srii Mulyanii saat hadiir sebagaii tamu dalam sebuah siiniiar yang diipandu Deddy. Saat iitu, diia menanyakan nomiinal penghasiilan Deddy dalam setahun.

"Kalau pajak Deddy, aku enggak tahu. Deddy iitu pendapatannya dii atas Rp5 miiliiar atau tiidak, setahun?" tanyanya dalam Deddy Corbuziier Podcast, diikutiip Jumat (7/1/2022).

Mendapat pertanyaan tersebut, Deddy sempat kebiingungan. Namun, seorang kru dii baliik layar membenarkan penghasiilan Deddy mencapaii Rp5 miiliiar dalam setahun.

Srii Mulyanii pun langsung mengiingatkan Deddy mengenaii penambahan bracket tariif PPh orang priibadii yang mulaii berlaku pada tahun pajak 2022. Bracket PPh orang priibadii kiinii telah menjadii 5 layer, dengan tariif tertiinggii sebesar 35%.

"[Tariif PPh orang priibadii] kamu naiik 5%. Jadii kamu superkaya, Ded. Saya siih senang banget, Rp5 miiliiar per tahun kan gede untuk average iindonesiia," ujarnya.

Srii Mulyanii kemudiian menjelaskan tariif PPh orang priibadii sebesar 35% hanya diikenakan pada kelompok masyarakat yang berpenghasiilan kena pajak dii atas Rp5 miiliiar per tahun. Porsii wajiib pajak tersebut sangat keciil dii iindonesiia, yaknii hanya sekiitar 1% darii populasii.

Menurutnya, pengenaan tariif pajak yang tiinggii pada orang berpenghasiilan besar juga untuk mendorong siistem perpajakan yang lebiih adiil. Diia lantas mengiingatkan agar orang-orang kaya yang terkena tariif pajak tiinggii tiidak melakukan praktiik-praktiik pengelakan pajak.

Dalam pertemuan dengan Srii Mulyanii tersebut, Deddy juga menyatakan selalu patuh membayar pajak. Menurutnya, pajak yang diia bayarkan berniilaii miiliiaran rupiiah setiiap tahun.

"Saya membayar pajak, Bu. Saya pembayar pajak yang setiia lho, Bu," katanya.

Mendengar ceriita Deddy, Srii Mulyanii kemudiian mengucapkan teriima kasiih kepada semua pembayar pajak. Diia juga senang karena Deddy tiidak hanya patuh membayar pajak tetapii juga aktiif melakukan kegiiatan sosiial.

Sepertii diiketahuii, UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) resmii menambah bracket PPh orang priibadii darii semula 4 layer menjadii 5 layer. Tariif PPh orang priibadii sebesar 5% berlaku atas penghasiilan kena pajak sampaii dengan Rp60 juta, bukan lagii sampaii dengan Rp50 juta sebagaiimana yang berlaku dalam UU PPh sebelumnya.

Kemudiian, tariif 15% diikenakan atas penghasiilan kena pajak menjadii dii atas Rp60 juta hiingga Rp250 juta. Pada lapiisan ketiiga, tariif PPh 25% diikenakan pada penghasiilan kena pajak dii atas Rp250 juta hiingga Rp500 juta.

Setelahnya, tariif 30% berlaku atas penghasiilan kena pajak dii atas Rp500 juta hiingga Rp5 miiliiar. Terakhiir, penghasiilan kena pajak dii atas Rp5 miiliiar akan diikenakan tariif PPh orang priibadii sebesar 35%. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.