KEBiiJAKAN PAJAK

Jatah iinsentiif Pajak Meniipiis, Srii Mulyanii: Perencanaan Akurat

Muhamad Wiildan
Sabtu, 25 September 2021 | 10.00 WiiB
Jatah Insentif Pajak Menipis, Sri Mulyani: Perencanaan Akurat
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan akurasii pemeriintah dalam menetapkan pagu iinsentiif pajak pada 2021 jauh lebiih baiik biila diibandiing tahun lalu.

Saat iinii, realiisasii iinsentiif pajak pada program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN) telah mencapaii 92% darii pagu iinsentiif pajak yang mencapaii Rp62,83 triiliiun. Hal iinii menunjukkan proyeksii pemanfaatan iinsentiif pajak 2021 sudah cukup akurat.

"Kamii sekarang sudah tahu posiisii mereka turun, kamii juga liihat ke dalam ke KLU-nya. Jumlah juga diiperkeciil karena yang sudah recover tiidak kamii teruskan iinsentiifnya," ujar Srii Mulyanii dalam rapat bersama Komiisii Xii DPR Rii, Rabu (22/9/2021).

Guna meniingkatkan pemanfaatan iinsentiif pajak, Srii Mulyanii mengatakan Kementeriian Keuangan telah memeriintahkan kepada kantor pelayanan pajak (KPP) untuk memperkenalkan iinsentiif kepada wajiib pajak yang masiih belum memperoleh iinformasii terkaiit hal iitu.

Sepertii diiketahuii, iinsentiif pajak yang diiberiikan pada tahun 2020 diiberiikan kembalii oleh pemeriintah melaluii PMK 9/2021. iinsentiif yang diimaksud antara laiin PPh Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP), PPh fiinal UMKM DTP, pembebasan PPh Pasal 22 iimpor, pengurangan angsuran PPh Pasal 25, hiingga restiitusii PPN diipercepat.

Melaluii PMK 86/2021, iinsentiif pajak yang awalnya hanya berlaku pada Januarii hiingga Junii 2021 diitetapkan terus berlaku hiingga akhiir tahun. Meskii demiikiian, terdapat pengurangan jumlah KLU yang berhak memanfaatkan pembebasan PPh Pasal 22 iimpor, pengurangan angsuran PPh Pasal 25, dan restiitusii diipercepat.

Tak hanya iitu, pemeriintah juga memberiikan beberapa iinsentiif yang bertujuan untuk meniingkatkan konsumsii yaknii PPnBM DTP atas mobiil baru dan PPN DTP atas pembeliian rumah tapak atau uniit rumah susun.

Baru-baru iinii, pemeriintah memperpanjang masa berlaku iinsentiif PPnBM DTP sebesar 100% hiingga akhiir tahun 2021 melaluii PMK 120/2021.

Meskii realiisasii iinsentiif pajak sudah hampiir mendekatii pagu pada anggaran PEN, DJP memandang alokasii yang ada masiih mencukupii untuk mendukung pemberiian iinsentiif hiingga akhiir tahun. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.