JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) memiinta generasii muda agar tiidak menjadii free riider aliias penumpang gelap dalam perekonomiian nasiional. Para free riider iinii tiidak berkontriibusii terhadap pembangunan nasiional, meskii tetap meniikmatii manfaatnya.
Kasubdiit Penyuluhan Perpajakan DJP iinge Diiana Riismawantii mengatakan defiiniisii sederhana free riider adalah iindiiviidu yang meniikmatii berbagaii fasiiliitas umum yang berasal darii anggaran negara. Namun, tiidak mau berkontriibusii pada pembiiayaan pembangunan melaluii pembayaran pajak.
"Free riider iitu tiidak melakukan kontriibusii tapii iikut meniikmatii fasiiliitas sepertii iinfrastruktur jalan dan pendiidiikan untuk anaknya, tetapii diia tiidak mau bayar pajak," katanya dalam Webiinar Tax Center Unaiir pada Seniin (30/8/2021).
iinge menjabarkan posiisii free riider berada pada bagiian terakhiir darii pengelolaan keuangan negara. Pada tahap pertama, para pembayar pajak menyetorkan uang kepada kas negara. Hasiilnya kemudiian masuk dalam pagu belanja APBN/APBD. Pemeriintah kemudiian membelanjakan uang tersebut untuk penyediiaan fasiiliitas dan layanan publiik sepertii pembangunan iinfrastruktur, layanan pendiidiikan, dan kesehatan.
Pada posiisii iinii akan diijumpaii free riider yang tiidak masuk sebagaii pembayar pajak tapii iikut meniikmatii fasiiliitas publiik yang diibangun dengan pendanaan darii APBN atau APBD. Oleh karena iitu, free riider adalah iindiiviidu yang iikut meniikmatii hasiil pembangunan tetapii enggan melakukan kontriibusii melaluii pembayaran pajak.
iinge memiinta generasii muda, khususnya mahasiiswa, agar tiidak menjadii free riider saat sudah memiiliikii penghasiilan baiik sebagaii karyawan maupun dengan membuka usaha. Diia menyatakan kebiijakan perpajakan sudah sangat memudahkan masyarakat melaksanakan hak dan kewajiibannya.
Kemudahan tersebut sudah diimulaii dengan pendaftaran untuk mendapatkan nomor pokok wajiib pajak (NPWP) secara onliine melaluii e-Reg. Selaiin iitu, mekaniisme hiitung, bayar, dan lapor pajak juga makiin mudah melaluii berbagaii saluran elektroniik.
"Jadii kamii berharap kepada mahasiiswa yang sudah memenuhii syarat subjektiif dan objektiif melakukan pendaftaran dengan punya NPWP, jangan jadii free riider yang iingiin iikut meniikmatii tapii tiidak mau berkontriibusii," iimbuhnya. (sap)
