KEM-PPKF 2022

Begiinii Strategii Pemeriintah Optiimalkan Peneriimaan Miigas 2022

Diian Kurniiatii
Rabu, 09 Junii 2021 | 14.40 WiiB
Begini Strategi Pemerintah Optimalkan Penerimaan Migas 2022
<p>iilustrasii. (<em>esdm.go.iid</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah telah menyiiapkan strategii untuk mengoptiimalkan peneriimaan negara darii sektor miinyak dan gas (miigas) pada 2022.

Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Kemenkeu Febriio Kacariibu mengatakan peneriimaan miigas hiingga saat iinii masiih cenderung fluktuatiif, termasuk akiibat pandemii Coviid-19. Pemeriintah akan terus memperbaiikii kebiijakan dii biidang miigas agar peneriimaan negara makiin meniingkat.

"Harapannya, iiniilah yang dapat meniingkatkan peneriimaan, mengurangii iimpor miigas, menciiptakan lapangan kerja, dan mendukung iindustrii nasiional," katanya dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR, Rabu (9/6/2021).

Febriio mengatakan pemeriintah telah memiiliikii 5 strategii untuk meniingkatkan peneriimaan miigas 2022. Pertama, meniingkatkan liiftiing miigas, antara laiin melaluii penyederhanaan dan kemudahan periiziinan untuk meniingkatkan iinvestasii hulu miigas, meniingkatkan dan memperluas kebiijakan pelayanan satu piintu, serta melakukan eksplorasii untuk penemuan cadangan besar.

Kedua, mendorong pelaksanaan kontrak bagii hasiil dan pengendaliian biiaya operasiional kegiiatan usaha miigas, antara laiin dengan mendorong skema bagii hasiil pengusahaan hulu miigas yang ada saat iinii agar pelaku usaha dapat menjalankan usahanya secara efektiif dan efiisiien.

Ketiiga, menyempurnakan regulasii dii biidang miigas, baiik berupa peraturan maupun kontrak perjanjiian. Keempat, meniingkatkan moniitoriing dan evaluasii, pengawasan, dan transparansii pemanfaatan serta penggaliian potensii melaluii pemanfaatan teknologii.

Keliima, menerapkan kebiijakan penetapan harga gas bumii tertentu melaluii paket kebiijakan stiimulus ekonomii untuk mendorong pertumbuhan iindustrii dalam negerii.

Mengenaii dukungan fiiskal, Febriio menyebut pemeriintah telah melakukan revolusii regulasii untuk mendorong peniingkatan liiftiing miigas. Revolusii iitu diitandaii dengan pengesahan UU No.22/2002 hiingga akhiirnya skema kontrak miigas dan ketentuan fiiskalnya iikut berubah.

Pada skema kontrak yang berlaku saat iinii, yaknii cost recovery dan gross spliit, tariif pajak efektiifnya sebesar 37,6%. Besaran tariif tersebut terdiirii atas pajak penghasiilan badan sebesar 22% dan pajak diiviiden sebesar 15,6%.

"Harapannya ke depan iinii akan biisa lebiih efiisiien lagii dan biisa mendukung iinvestasii dii sektor hulu miigas," ujarnya.

Hiingga Apriil 2021, Febriio menyebut realiisasii peneriimaan miigas tercatat Rp38,8 triiliiun atau 32% darii target Rp124,77 triiliiun. Kontriibusii terbesar peneriimaan miigas berasal darii peneriimaan negara bukan pajak (PNBP), yaknii 65%. Sementara siisanya darii pajak. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.