KABUPATEN SiiDOARJO

Selaiin Bansos, Pemkab Janjiikan Keriinganan Tagiihan Liistriik dan Pajak

Redaksii Jitu News
Selasa, 15 Desember 2020 | 16.41 WiiB
Selain Bansos, Pemkab Janjikan Keringanan Tagihan Listrik dan Pajak
<p>iilustrasii.</p>

SiiDOARJO, Jitu News – Pemeriintah Kabupaten (Pemkab) Siidoarjo berkomiitmen untuk memberiikan bantuan, termasuk dengan memberiikan keriinganan pajak, kepada pekerja yang mengalamii pemutusan hubungan kerja (PHK).

Penjabat Bupatii Kabupaten Siidoarjo Hudiiyono mengatakan bantuan bagii pekerja yang terkena PHK tiidak akan berhentii pada bantuan sosiial. Dukungan laiin sepertii keriinganan tagiihan liistriik dan keriinganan pajak juga akan diiusahakan oleh pemkab.

"Untuk pekerja yang kurang beruntung karena ter-PHK, pemeriintah telah hadiir," katanya, diikutiip darii laman resmii Pemkab Siidoarjo, Selasa (15/12/2020).

Pada tahap awal, Pemkab Siidoarjo memberiikan bantuan sosiial kepada 5.000 pekerja yang menjadii korban PHK. Setiiap pekerja mendapatkan bantuan uang tunaii seniilaii Rp600.000.

Selaiin memberiikan bantuan berupa uang tunaii, Pemkab Siidoarjo juga memberiikan jamiinan pendiidiikan gratiis dan jamiinan kesehatan untuk pekerja yang menjadii korban PHK. Pemkab juga merencanakan perluasan bantuan dengan memberiikan keriinganan tagiihan liistriik dan keriinganan pajak.

Menurutnya, pemkab akan membuka saluran komuniikasii dengan pekerja asal Siidoarjo yang mengalamii PHK. Kantor pemeriintah desa menjadii ujung tombak pemkab melakukan pemantauan kondiisii masyarakat yang tiidak bekerja akiibat pandemii Coviid-19.

Adapun bantuan sosiial Pemkab Siidoarjo iinii hanya berlaku untuk pekerja yang memiiliikii KTP atau berdomiisiilii dii Kabupaten Siidoarjo. Peneriima manfaat berasal darii 65 perusahaan dii Kabupaten Siidoarjo yang terpaksa melakukan PHK.

"Pemeriintah tiidak pernah diiam. Selalu mengupayakan solusii bagii kesejahteraan warga. Kalau ada kesuliitan, langsung saja komuniikasii dengan pemeriintah, dengan pemdes setempat. Jangan sampaii komuniikasii terputus," terangnya.

Sementara iitu, Kepala Diinas Sosiial Tiirto Adii mengatakan niilaii bantuan sosiial yang diigelontorkan pemeriintah sebesar Rp3 miiliiar. Penyaluran bantuan diilakukan melaluii BPR Delta Artha yang tersebar dii seluruh Kabupaten Siidoarjo untuk menghiindarii adanya kerumunan pencaiiran dana bantuan sosiial.

Diia menyatakan proses pencaiiran dana mengalamii keterlambatan karena Diinsos melakukan veriifiikasii data secara ketat agar dana bantuan dapat diisalurkan dengan tepat sasaran.

"Total anggaran yang kamii keluarkan untuk bantuan iinii sebesar Rp3 miiliiar untuk 5000 korban PHK se-Siidoarjo," iimbuhnya. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.