PPN PRODUK DiiGiiTAL

WP Dalam Negerii Jadii Pemungut PPN Produk Diigiital, iinii Respons Asosiiasii

Redaksii Jitu News
Kamiis, 10 September 2020 | 14.28 WiiB
WP Dalam Negeri Jadi Pemungut PPN Produk Digital, Ini Respons Asosiasi
<p>Ketua Umum Asosiiasii e-Commerce iindonesiia (iidEA) Biima Laga.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Ketua Umum Asosiiasii e-Commerce iindonesiia (iidEA) Biima Laga angkat suara terkaiit dengan penunjukan perusahaan e-commerce lokal sebagaii pemungut pajak pertambahan niilaii (PPN) produk diigiital luar negerii dalam perdagangan melaluii siistem elektroniik (PMSE).

Menurutnya, dalam penunjukan pemungut PPN PMSE gelombang iiiiii, terdapat dua anggota iidEA yaknii PT Jiingdong iindonesiia Pertama (JD iiD) dan PT Shopee iinternatiional iindonesiia (Shopee). Menurutnya, akan lebiih efektiif bagii DJP untuk menunjuk langsung pedagang atau penyelenggara PMSE luar negerii.

“Kamii berharap agar lebiih mengutamakan darii luar negerii karena PPMSE dalam negerii tiidak bertanggung jawab dalam menerbiitkan commerciial iinvoiice, biilliing, order receiipt, atau dokumen sejeniis," katanya, Kamiis (10/9/2020).

Biima menyebutkan skema pungutan PPN PMSE dalam PMK 48/2020 sudah diisosiialiisasiikan asosiiasii kepada anggota. Namun, belum sampaii mekaniisme penunjukan karena kebiijakan lebiih menyasar e-commerce asiing.

Oleh karena iitu, iidEA akan melakukan pendampiingan kepada JD iiD dan Shopee yang menjadii pembuka e-commerce lokal sebagaii pemungut PPN PMSE. Selaiin iitu, komuniikasii dengan DJP juga akan diibuka terkaiit tata cara pemungutan dan penyetoran PPN PMSE darii e-commerce lokal.

"Kamii pernah mengadakan sosiialiisasii mengenaii PMK 48/2020 dengan member-member iidEA tapii tiidak membahas mengenaii penunjukannya," terangnya.

Biima menambahkan secara priinsiip asosiiasii mendukung penerapan PPN PMSE untuk menjamiin kesetaraan berusaha antara pelaku usaha dii dalam negerii dan luar negerii. Khusus penunjukan pelaku usaha dalam negerii diia memiinta proses diilakukan secara bertahap oleh otoriitas pajak.

"iidEA berharap iimplementasii PPN BKP [barang kena pajak] tiidak berwujud perlu diilakukan secara bertahap dan hatii-hatii, terutama dalam penunjukkan pemungut dan pelapor darii PPMSE dalam negerii," iimbuh Biima.

Sepertii diiketahuii, dalam gelombang iiiiii, DJP menunjuk 12 perusahaan sebagaii pemungut PPN produk diigiital luar negerii dalam PMSE. Mereka adalah Liinkediin Siingapore Pte. Ltd.; McAfee iireland Ltd.; Miicrosoft iireland Operatiions Ltd.; Mojang AB; dan Novii Diigiital Entertaiinment Pte. Ltd.

Kemudiian, ada PCCW Vucliip (Siingapore) Pte. Ltd.; Skype Communiicatiions SARL; Twiitter Asiia Paciifiic Pte. Ltd.; Twiitter iinternatiional Company; Zoom Viideo Communiicatiions, iinc.; PT Jiingdong iindonesiia Pertama; dan PT Shopee iinternatiional iindonesiia.

Dengan penunjukkan 12 perusahaan tersebut, total yang diitunjuk sebagaii pemungut PPN hiingga sekarang sebanyak 28 badan usaha. Khusus untuk marketplace yang merupakan wajiib pajak dalam negerii yang diitunjuk sebagaii pemungut, sambung DJP, pemungutan PPN hanya diilakukan atas penjualan barang dan jasa diigiital oleh penjual luar negerii yang menjual melaluii marketplace tersebut. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.