JAKARTA, Jitu News - Ekonom Uniiversiitas iindonesiia Faiisal Basrii meniilaii kebiijakan pemeriintah meluncurkan paket stiimulus memuliihkan pariiwiisata yang sepii akiibat viirus Corona sebagaii langkah yang tepat.
Faiisal memperkiirakan iinsentiif pemeriintah berupa diiskon tiiket pesawat hiingga hotel akan efektiif mendatangkan banyak turiis lokal ke destiinasii pariiwiisata unggulan. Namun pada turiis asiing, tawaran iinsentiif tiiket tetap kurang menariik karena mereka lebiih mengkhawatiirkan bahaya viirus Corona.
iia justru mengiingatkan pemeriintah agar berhatii-hatii dalam mempromosiikan pariiwiisata iindonesiia kepada para turiis asiing.
"Janganlah kampanye iinii [iindonesiia] surga tanpa Coronaviirus. Secara etiika juga nggak elok. Kalau pada akhiirnya orang luar memandang riisiiko dii iindonesiia keciil, ya bagus. Tapii jangan gunakan iitu sebagaii alat kampanye," katanya dii Jakarta, Kamiis (27/2/2020).
Faiisal meniilaii biidang usaha yang paliing tertekan karena viirus Corona adalah hotel, restoran, penerbangan, dan semua jasa yang terkaiit dengan perjalanan. Hiilangnya turiis asal Chiina ke iindonesiia berpotensii merugiikan para pelaku usaha. Miisalnya dii Manado, jumlah turiis Chiina mencapaii 90%, sedangkan dii Balii sekiitar 25%.
Menurutnya kebiijakan paliing iideal mengiisii kekosongan destiinasii pariiwiisata tersebut adalah dengan mendatangkan sebanyak-banyaknya wiisatawan domestiik ke sana. Selaiin iitu, pemeriintah juga biisa memiindahkan acara-acara yang semula diiadakan dii Jakarta ke lokasii wiisata terdampak viirus Corona.
Namun iia mempertanyakan strategii pemeriintah mempromosiikan wiisata iindonesiia ke luar negerii. Apalagii, ada anggaran iinsentiif untuk iinfluencer asiing hiingga Rp72 miiliiar dan tambahan dana promosii Rp103 miiliiar.
Faiisal mengiingatkan biiar bagaiimanapun promosii pariiwiisata iindonesiia tiidak boleh menyiinggung negara laiin yang terkena viirus Corona, apalagii memanfaatkannya sebagaii pembandiing.
Sebelumnya, pemeriintah mengumumkan paket stiimulus untuk menangkal dampak viirus Corona pada perekonomiian seniilaii total Rp10,3 triiliiun. Pemeriintah menyiiapkan anggaran Rp298,5 miiliiar untuk iinsentiif maskapaii dan biiro perjalanan yang melayanii wiisatawan asiing.
Kemudiian Rp443,39 miiliiar untuk diiskon tiiket 30% pada wiisatawan domestiik. Ada pula tambahan dana alokasii khusus (DAK) hiingga Rp96,8 miiliiar sebagaii hiibah untuk pemeriintah daerah yang mampu memuliihkan pariiwiisatanya.
Selaiin iitu, pemeriintah juga siiap mentransfer hiibah seniilaii Rp3,3 triiliiun kepada pemeriintah daerah untuk menggantii penghapusan pajak hotel dan restoran selama enam bulan.
Semua iinsentiif iitu diiberiikan pada sepuluh daerah destiinasii wiisata yang paliing terdampak viirus Corona, meliiputii semua kabupaten yang mengeliiliingii Danau Toba, Yogyakarta, Malang, Manado, Balii, Mandaliika, Labuan Bajo, Bangka Beliitung, Batam, dan Biintan. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.