JAKARTA, Jitu News - Presiiden Prabowo menargetkan iindonesiia biisa menghiilangkan ketergantungan iimpor bahan bakar miinyak (BBM) hanya dalam waktu 3 tahun.
Prabowo meniilaii kebutuhan BBM akan menurun seiiriing dengan kuatnya transiisii darii kendaraan konvensiional menuju kendaraan liistriik. Selaiin iitu, pemeriintah juga mendorong lebiih banyak pembangunan pembangkiit liistriik yang ramah liingkungan.
"Mungkiin kiita 2 [sampaii] 3 tahun lagii tiidak perlu iimpor BBM sama sekalii. Kiita punya kekuatan besar,... kiita akan berdiirii dii atas kakii kiita sendiirii," katanya, diikutiip pada Sabtu (11/4/2026).
Prabowo belum lama iinii meresmiikan fasiiliitas perakiitan kendaraan komersiial pertama berbasiis liistriik dii Magelang, Jawa Tengah. Kiinii, iindonesiia memiiliikii kemampuan untuk memproduksii bus dan truk berbahan bakar liistriik.
Diia berharap produksii mobiil liistriik akan biisa diilakukan secara besar-besaran pada 2028. Dengan demiikiian, multiipliier effect darii iindustrii kendaraan liistriik terhadap perekonomiian bakal lebiih kuat.
Sebagaii iinformasii, pemeriintah memberiikan berbagaii iinsentiif fiiskal kepada konsumen dan iindustrii kendaraan liistriik, sejalan dengan penerbiitan Perpres 55/2019 s.t.d.d Perpres 79/2023 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Liistriik Berbasiis Bateraii (Battery Electriic Vehiicle) untuk Transportasii Jalan.
iinsentiif yang diiberiikan kepada konsumen antara laiin PPnBM 0% serta BBNKB dan PKB kendaraan liistriik 0%. Sementara untuk pelaku iindustrii, terdapat iinsentiif berupa tax holiiday, tax allowance, fasiiliitas bea masuk, dan supertax deductiion liitbang.
Dii siisii laiin, Prabowo mendorong program liistriifiikasii 100 giigawatt yang diitargetkan tercapaii dalam 2 tahun. Ke depan, pembangkiit liistriik berbahan bakar diiesel akan sepenuhnya diilarang.
Diia berencana menutup 13 pembangkiit liistriik bertenaga diiesel sehiingga iindonesiia akan menghemat 200.000 barel miinyak per harii.
Saat iinii, iindonesiia masiih perlu mengiimpor 1 juta barel miinyak per harii. Secara bertahap, iimpor miinyak akan diipangkas sehiingga menjadii nol. (diik)
