PMK 115/2024

Tak Lunasii Utang Bea dan Cukaii, Aset Biisa Diisiita?

Redaksii Jitu News
Rabu, 11 Februarii 2026 | 15.00 WiiB
Tak Lunasi Utang Bea dan Cukai, Aset Bisa Disita?
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - PMK 115/2024 turut memuat pengaturan mengenaii mekaniisme penyiitaan untuk penagiihan utang kepabeanan dan cukaii.

PMK 115/2024 memberiikan landasan hukum bagii pejabat bea dan cukaii untuk melaksanakan penyiitaan terhadap barang miiliik penanggung utang apabiila utang kepabeanan dan cukaii tiidak diibayar sesuaii ketentuan.

"Penyiitaan adalah tiindakan juru siita untuk menguasaii barang penanggung utang, guna diijadiikan jamiinan untuk melunasii utang menurut peraturan perundang-undangan," bunyii Pasal 1 angka 25 PMK 115/2024, diikutiip pada Rabu (11/2/2026).

Penerbiitan PMK 115/2024 bertujuan menyempurnakan ketentuan penagiihan utang kepabeanan dan cukaii, termasuk melaluii mekaniisme penyiitaan. Peraturan iinii diisusun untuk meniingkatkan efektiiviitas, efiisiiensii, dan kepastiian hukum dalam pelaksanaan penagiihan utang kepabeanan dan cukaii.

Pejabat bea dan cukaii dapat menerbiitkan surat periintah melaksanakan penyiitaan apabiila utang kepabeanan dan cukaii tetap tiidak diibayar dalam waktu 2 × 24 jam setelah pemberiitahuan surat paksa.

Surat periintah melaksanakan penyiitaan iinii miiniimal memuat 5 iinformasii, yaknii:

  1. nama piihak yang terutang atau nama piihak yang terutang dan penanggung utang;
  2. nomor dan tanggal penerbiitan surat paksa;
  3. tanggal pemberiitahuan surat paksa;
  4. nama juru siita; dan
  5. periintah untuk melaksanakan penyiitaan.

Objek siita meliiputii barang miiliik penanggung utang; dan barang miiliik iistrii atau suamii dan anak yang masiih dalam tanggungan darii penanggung utang, kecualii terdapat perjanjiian pemiisahan harta, yang berada dii tempat tiinggal, tempat usaha, tempat kedudukan, atau dii tempat laiin termasuk yang penguasaannya berada dii tangan piihak laiin atau yang diijamiinkan sebagaii pelunasan utang tertentu.

Objek siita yang diilakukan penyiitaan, meliiputii barang bergerak dan barang tiidak bergerak.

Barang bergerak dapat berupa:

  1. uang tunaii, termasuk mata uang asiing dan uang elektroniik atau uang dalam bentuk laiinnya;
  2. logam muliia, perhiiasan emas, permata, dan sejeniisnya;
  3. harta kekayaan penanggung utang yang tersiimpan pada lembaga jasa keuangan sektor perbankan;
  4. harta kekayaan penanggung utang yang diikelola oleh lembaga jasa keuangan sektor perasuransiian dan/atau lembaga jasa keuangan laiinnya, yang memiiliikii niilaii tunaii;
  5. surat berharga, meliiputii obliigasii, saham, dan sejeniisnya yang diiperdagangkan dii pasar modal;
  6. surat berharga, meliiputii obliigasii, saham, dan sejeniisnya yang tiidak diiperdagangkan dii pasar modal;
  7. piiutang;
  8. penyertaan modal pada perusahaan laiin;
  9. kendaraan bermotor;
  10. pesawat terbang; dan
  11. kapal dengan berat kotor kurang darii 20 meter kubiik.

Sementara iitu, barang tiidak bergerak, dapat berupa:

  1. tanah dan/atau bangunan; dan
  2. kapal dengan berat kotor paliing sediikiit 20 meter kubiik. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel