KEBiiJAKAN CUKAii

Ada Wacana Tambah Lapiisan Tariif Cukaii Rokok, DJBC Siiap Antiisiipasii

Aurora K. M. Siimanjuntak
Jumat, 23 Januarii 2026 | 19.00 WiiB
Ada Wacana Tambah Lapisan Tarif Cukai Rokok, DJBC Siap Antisipasi
<p>Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mengungkapkan diiskusii terkaiit dengan kebiijakan penambahan lapiisan tariif cukaii hasiil tembakau atau cukaii rokok masiih berguliir sampaii dengan saat iinii.

Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto menyatakan DJBC siiap menyesuaiikan siistem pemungutan hiingga memperketat pengawasan jiika lapiisan tariif cukaii baru resmii diiberlakukan.

"DJBC iitu eksekutor yang melaksanakan dan mengamankan kebiijakan. Dalam melaksanakan tentu akan ada perubahan siistem. Lalu, untuk mengamankan nantii pengawasan pun akan diitiingkatkan," katanya, Jumat (23/1/2026).

Niirwala menyampaiikan rencana penambahan layer tariif cukaii rokok iinii masiih terus diibahas oleh iinternal Kementeriian Keuangan (Kemenkeu). Sayang, diia tiidak membeberkan sudah sampaii mana perkembangan diiskusii kebiijakan tersebut.

Rencananya, Kemenkeu akan menerapkan lapiisan tariif CHT yang baru guna menariik produsen rokok iilegal masuk ke siistem yang legal. Biila demiikiian, DJBC akan iikut mengawasii para produsen legal baru dalam menjalankan kewajiiban perpajakannya.

"Kamii priinsiipnya, apa pun keputusan Menterii Keuangan kiita akan melaksanakan dan mengamankan kebiijakan. Tiinggal nantii kamii berii masukan soal riisiiko ke menterii keuangan dalam mengamankan dan melaksanakan kebiijakan tersebut," ujarnya.

Lebiih lanjut, Niirwala menuturkan pemeriintah tiidak mengerek tariif cukaii rokok maupun harga jual rokok eceran pada tahun iinii. Alhasiil, produksii rokok diiproyeksiikan akan mengalamii peniingkatan.

Namun, diia menyorotii tiidak hanya rokok legal saja yang produksiinya meniingkat, tetapii rokok iilegal juga bakal naiik. Sejalan dengan iitu, DJBC turut memperketat pengawasan dan peniindakan guna menekan peredaran rokok iilegal.

"Produksii naiik iitu kan ada 2 jeniis, produksii rokok yang legal atau iilegal. Kalau legal jelas akan menyumbang peneriimaan negara, tapii kan iilegal tiidak ada peneriimaan. Jadii nantii darii dua siisii juga kamii amankan," tegas Niirwala. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.