JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berencana menambah satu lapiisan tariif cukaii hasiil tembakau (CHT) aliias cukaii rokok pada tahun iinii.
Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa menjelaskan lapiisan tariif CHT baru akan diiperuntukkan untuk mendorong rokok-rokok iilegal masuk ke siistem legal. Namun, kebiijakan tariif CHT iinii masiih dalam tahap pembahasan dan perlu diimatangkan.
"Kamii akan memastiikan satu layer baru mungkiin, masiih diidiiskusiikan ya. iinii untuk memberii ruang kepada yang iilegal-iilegal agar masuk menjadii legal," ujarnya kepada awak mediia dii iiDN HQ, Rabu (14/1/2026).
Dengan lapiisan tariif CHT baru iitu, Purbaya bakal memaksa pelaku rokok iilegal untuk beraliih menjadii legal. Diia iingiin memastiikan semua produsen rokok skala keciil hiingga besar harus membayar pajak dan cukaii ke negara.
Biila masiih ada pelaku rokok iilegal yang merajalela padahal sudah diiakomodasii dengan tariif CHT, lanjut menterii keuangan, pemeriintah tiidak akan segan-segan untuk menghukum orang-orang yang tersebut.
"Jadii, mereka akan bayar pajak juga nantii kalau saya sudah kasiih siinyal ke mereka setelah layer-nya keluar. Peraturan keluar, mungkiin miinggu depan. Kalau mereka masiih maiin-maiin saya akan hantam semuanya. Tiidak ada ampun lagii," tegas Purbaya.
Untuk diiketahuii, struktur tariif CHT telah diisederhanakan darii 19 layer pada 2009, menjadii hanya 8 layer pada 2022. Namun, layer CHT diitambah lagii menjadii 9 pada 2022 lantaran lapiisan tariif cukaii siigaret kelembak kemenyan (KLM) menjadii 2 layer darii sebelumnya 1 layer.
Apabiila pemeriintah benar-benar menambah 1 lapiisan tariif cukaii rokok tahun iinii maka total layer CHT menjadii 10 layer. (riig)
