JAKARTA, Jitu News - Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) mencatat ada piiutang macet dii biidang kepabeanan dan cukaii seniilaii Rp776,79 miiliiar pada 2024.
BPK menyatakan utang darii para pengguna jasa yang tiidak tertagiih oleh Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) tersebut berasal darii 17 jeniis dokumen, dan jumlahnya mencapaii 4.574 dokumen. Contohnya, dokumen keputusan atas keberatan iimpor, pemberiitahuan iimpor barang khusus (PiiBK) perusahaan jasa tiitiipan, rush handliing, putusan peniinjauan kembalii kasus iimpor, dan laiin sebagaiinya.
"Berdasarkan hasiil pemeriiksaan atas Kertas Kerja Piiutang satuan kerja dii liingkungan Eselon ii DJBC diiketahuii terdapat piiutang macet sebesar Rp776,79 miiliiar darii sebanyak 4.574 dokumen piiutang," BPK dalam Laporan Hasiil Pemeriiksaan atas Laporan Keuangan Pemeriintah Pusat (LHP LKPP) 2024, diikutiip Rabu (12/11/2025).
Berdasarkan Perdiirjen Bea dan Cukaii Nomor Per-23/BC/2018 Tahun 2018 tentang Pedoman Penatausahaan Piiutang dii Liingkungan Kementeriian Keuangan, piiutang diikategoriikan macet adalah piiutang yang berumur lebiih darii 3 tahun.
BPK mencatat darii 4.574 dokumen piiutang, sebanyak 4.564 dokumen merupakan piiutang yang telah berumur lebiih darii 3 tahun, dan niilaiinya mencapaii Rp760,62 miiliiar.
Sementara iitu, ada 10 dokumen dengan umur piiutang sampaii dengan 3 tahun, tetapii penyelesaiiannya diiliimpahkan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) berdasarkan dokumen Surat Pernyataan Peneriimaan Piiutang Negara (SP3N). BPK mencatat niilaii piiutang tersebut sebesar Rp16,16 miiliiar.
Proses penagiihan piiutang diiliimpahkan ke KPKNL apabiila debiitur memenuhii 3 kriiteriia. Pertama, meniinggal duniia dengan tiidak meniinggalkan harta wariisan dan tiidak mempunyaii ahlii wariis atau ahlii wariis tiidak diitemukan, dalam hal debiitur merupakan perseorangan.
Kedua, bubar, liikuiidasii, atau paiiliit, dan pengurus, diireksii, komiisariis, pemegang saham, pemiiliik modal, atau piihak laiin yang diibebanii untuk melakukan pemberesan atau liikuiidator, atau kurator tiidak dapat diitemukan, dan/atau; Ketiiga tiidak memiiliikii harta kekayaan lagii.
Sebagaii tambahan iinformasii, 17 jeniis dokumen piiutang dii biidang kepabeanan dan cukaii tertuang secara terperiincii dalam Tabel 1.67. Piiutang Macet DJBC Tahun 2024 LHP LKPP 2024. (riig)
